Inilah Capaian yang Diraih Pemkab Purworejo di Tengah Pandemi Covid-19

RESMIKAN PROYEK. Bupati bersama Wakil Bupati Purworejo mersmikan 17 proyek Tahun Anggaran 2020 di Pasar Purworejo pada 4 Februari 2021.
RESMIKAN PROYEK. Bupati bersama Wakil Bupati Purworejo mersmikan 17 proyek Tahun Anggaran 2020 di Pasar Purworejo pada 4 Februari 2021.

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – KINERJA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo sepanjang tahun 2021 memiliki sejumlah catatan positif di bawah kepemimpinan Bupati Purworejo, RH Agus Basitian SE MM, bersama wakilnya, Yuli Hastuti SH. Di tengah sulitnya masa pandemi Covid-19, pembangunan berbagai sektor tetap terealisasi. Sederetan capaian dan prestasi berhasil dikoleksi.

Kaleidoskop yang berisi catatan singkat peristiwa, kinerja, capaian, dan prestasi Pemkab Purworejo Tahun 2021 secara khusus dirangkum oleh Bagian Humas dan Protokol Setda.

Pemkab Purworejo

Pada bulan Januari, sedikitnya ada 2 realisasi program menonjol. Pertama, Bupati menyerahkan 3.399 sertifikat hak atas tanah kepada sejumlah perwakilan penerima yang hadir di Pendopo Kabupaten Purworejo, Selasa (5/1). Penyerahan sertifikat itu memberikan kepastian hukum hak atas tanah kepada masyarakat melalui PTSL dan redistribusi tanah yang selama beberapa tahun terakhir dijalankan pemerintah.

Kedua, pembangunan perlintasan tidak sebidang (Overpass Tegalgondo) Desa Tegalgondo Kecamatan Butuh akhirnya resmi dioperasikan pada Kamis (7/1).

MEGAH. Overpass Tegalgondo di Desa Tegalgondo Kecamatan Butuh resmi dioperasikan pada 7 Januari 2021.
MEGAH. Overpass Tegalgondo di Desa Tegalgondo Kecamatan Butuh resmi dioperasikan pada 7 Januari 2021.

Pada bulan Februari juga ada sedikitnya 2 catatan penting. Pertama, Agus Bastian dan Yuli Hastuti dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Purworejo masa jabatan 2021-2026. Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan dilakukakan virtual oleh Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP, Jumat (26/2).

Kedua, bupati bersama wakil bupati secara simbolis meresmikan 17 proyek tahun 2020. Peresmian proyek senilai total Rp85.011.823.337 itu berlangsung di Pasar Purworejo, Kamis (4/2).

Selanjutnya Maret menjadi bulan prestasi bagi Purworejo. Pada Rabu (24/3) di Jawa Barat, Bupati dan kepala Dinas Kominfo menerima penghargaan sebagai Bupai Peduli LPPL dan Kepala Dinas Kominfo Peduli LPPL

Prestasi berlanjut pada Mei ketika Purworejo kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk pengelolaan keuangan daerah dari BPK. Penghargaan tahun 2021 itu merupakan kali ke-9 sejak tahun 2012. Tidak hanya soal WTP, pada bulan Mei Pemkab juga meluncurkan jargon Tresno Purworejo Larisi Purworejo untuk meningkatkan kebanggaan daerah atas produk lokal produksi masyarakat. Salah satu implementasinya adalah terbitnya Surat Edaran Bupati Purworejo Nomor 512.1/3.751 tentang Tresno Purworejo Larisi Purworejo, tertanggal 27 Mei 2021.

Koleksi prestasi bertambah dengan Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) yang diterima Ketua TP PKK Fatimah Verena Prihastyari SE pada kegiatan Gebyar Penghargaan Program Bangga Kencana, Senin (28/6).

Kemudian pada 29 Juli 2021, Purworejo mendapat penghargaan Kabupaten Layak Anak 2021 kategori peringkat Madya dari Kemeterian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Berikutnya, Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo kembali menerima penghargaan MKK dari Kepala BKKBN RI pada Jumat (3/9). Bupati Purworejo juga menerima penghargaanberupa piagam penghargaan pendataan keluarga tahun 2021.

Dalam bidang perlindungan anak, pemerintah pusat mengapresiasi Purworejo dengan menyerahkan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 Kategori Utama pada Rabu (13/10). Purworejo menjadi satu dari 266 pemerintah kabupaten/kota penerima penghargaan dari Kementerian PPPA ini.

Lalu pada bulan November, Pemkab Purworejo sepakat melakukan kerja sama dengan Socab Holding Pte Ltd-PT Tata Skola-PT Pintek dari Singapura. Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) di Ruang Arahiwang, Jumat (26/11).

Sementara menjelang akhir tahun 2021 ini, Purworejo menerima Anugerah Meritokrasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara di Surabaya, Kamis (07/12). Penghargaan itu merupakan hasil Penilaian Penerapan Sistem Merit dalam Manajemen ASN Kepada Instansi Pemerintah Kategori Sangat Baik dan Baik. (top/adv)