Imunisasi Campak Massal Dimulai

0
198
Imunisasi Campak Massal Dimulai
DISUNTIK. Tiga siswa kelas 1 SD tampak disuntik imunisasi menandai dimulainya kegiatan BIAS di Kabupaten Purworejo,

PURWOREJO – Imunisasi campak hasil kerjasama antara Ronald McDonald House of Charities (RMHC) dengan Dinas Kesehatan Purworejo dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dimulai, Selasa (10/9). Secara simbolis, tiga anak siswa kelas 1 SD diundang untuk disuntik oleh petugas dengan disaksikan oleh Wakil Bupati Purworejo di Pendapa Rumah Dinas Bupati.

Daam sambutannya, Wabup Yuli Hastuti mengungkapkan, campak merupakan penyakit pertama dan satu-satunya penyakit yang telah dapat dibasmi. Kabupaten Purworejo, termasuk dalam daerah yang telah berhasil mewujudkan zero penderita campak.

“Sukses tersebut merupakan kerja sama antar negara, orang-orang dan lembaga lintas politik yang benar-benar berdedikasi tinggi selama hampir 20 tahun,” katanya.

Pihaknya mengharapkan dukungan lintas program dan sektoral serta peran serta masyarakat sehingga pemberian imunisasi pada bayi dan baduta (anak di bawah dua tahun-red) dapat mencapai sekurang-kurangnya 95 persen dan cakupan dalam bulan imunisasi anak sekolah (BIAS) dapat lebih dari 98 persen.

Dalam kesempatan tersebut, ribuan anak-anak kelas 1 SD nampak hadir didampingi oleh guru dan orang tua untuk mengikuti memperoleh vaksin campak secara gratis. Dinas Kesehatan  mendatangkan 1200 anak kelas 1 SD/MI di Kecamatan Purworejo dan sekitarnya. Sisanya akan diberikan di masing-masing sekolah.

“Untuk Jawa Tengah ada dua kabupaten yang mendapatkan vaksin gratis, yaitu Purworejo dan Kabupaten Boyolali. Pemberian vaksin imunisasi akan berakhir tanggal 30 September. Semua murid kelas 1 SD/MI akan mendapatkannya secara cuma-cuma,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, dr Sudarmi.

Lebih lanjut dijelaskannya, sasaran imunisasi campak adalah seluruh siswa SD/MI kelas 1 di Kabupaten Purworejo yang jumlahnya mencapai 10.980 anak. Menurutnya, pelaksanaan BIAS dilakukan pada bulan September dan November. Bulan Imunisasi ini secara rutin dilaksanakan setiap tahun untuk mengantisipasi penyebaran berbagai penyakit khususnya pada anak-anak.

“Adapun untuk bulan september diberikan imunisasi campak untuk kelas 1 dan bulan November diberikan DT (Defteri Tetanus) dan TT (Tetanus Toksoid) bagi kelas 5,” katanya.

Menurut dia, BIAS yang selama ini rutin diadakan setiap tahun ternyata banyak manfaatnya di antaranya memberi kekebalan kepada seseorang terhadap penyakit. Banyak penyakit menular yang dapat ditanggulangi dengan cara diimunisasi, seperti Campak, Tetanus Toksoid (TT) maupun Defteri Tetanus (DT). “Kami secara rutin melakukan imunisasi massal dengan gratis,” katanya. (luk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here