Ikuti Program Prajabakti Akmil, Ratusan Taruna Akmil Membaur Bersama Rakyat

PRAJABAKTI. Gubernur Akademi Militer Magelang Mayor Jenderal TNI Totok Imam Santoso menggelar cofee morning dengan awak media,
PRAJABAKTI. Gubernur Akademi Militer Magelang Mayor Jenderal TNI Totok Imam Santoso menggelar cofee morning dengan awak media,

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Ratusan Taruna Akademi Militer (Akmil) Magelang akan membantu mengerjakan sejumlah proyek pembangunan fisik dan nonfisik di Kabupaten dan Kota Magelang, bulan ini. Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian program Prajabakti.

Gubernur Akmil Magelang, Mayor Jenderal TNI Totok Imam Santoso mengatakan, Prajabakti diikuti sebanyak 227 taruna yang berasal dari tingkat dua dan tiga. “Nantinya akan membantu Pemkab dan Pemkot, juga masyarakat di Magelang Raya ini,” kata Totok, usai menggelar cofee morning dengan awak media, di kompleks Akademi Militer Magelang, Selasa (3/11).

Menurutnya, Prajabakti menjadi rangkaian profesionalisme militer. Termasuk melatih taruna untuk berkomunikasi dengan masyarakat. “Mereka kelak akan membina wilayah melalui aplikasi teritorial. Jadi selama dua hari, pada akhir bulan ini mereka akan menerapkan pembelajaran yang didapat di Akmil selama ini,” ujarnya.

Baca Juga
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Akmil hanya Buka Satu Gerbang Masuk

Totok melanjutkan dengan diterjunkannya taruna di tengah-tengah masyarakat, salah satunya sebagai upaya melatih mereka ketika menerima penugasan nantinya. Untuk itu, dari latihan ini diharapkan mampu membangun mental taruna, agar piawai dalam berkomunikasi dan berhubungan dengan masyarakat secara langsung. “Taruna bekerja membantu kesulitan masyarakat sekitar. TNI manunggal bersama rakyat,” tandasnya.

Ia menjelaskan, sasaran pembangunan fisik program Prajabakti antara lain perbaikan tempat-tempat ibadah, pengecatan fasilitas publik, pembangunan irigasi, jalan, dan lainnya. Sedangkan, pembangunan non fisik meliputi penyuluhan, pembinaan, dan lain sebagainya. “Terlebih lagi sekarang ini sedang ada pandemi Covid-19, harapannya taruna mampu memberi penyuluhan kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kemudian, penyuluhan tentang ketahanan wilayah, antiradikalisme, pengembangan UMKM, dan lain-lain. Akan ada 6 titik yang kita prioritaskan sebagai lokasi Prajabakti di Magelang Raya,” imbuhnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Cegah Klaster Sekolah, DPRD Kota Magelang Minta PTM Dievaluasi

Dipilihnya Magelang sebagai lokasi Prajabakti tahun ini, katanya, akibat adanya pandemi Covid-19. Sebab, tahun-tahun sebelumnya Prajabakti digelar di daerah selain Magelang, bahkan ada yang sampai di luar Jawa. “Tapi karena pandemi maka kita membuat kebijakan supaya Prajabakti digelar di Magelang. Kita ingin membuat Akmil sebagai lembaga pendidikan militer di Magelang juga berkontribusi bagi warga setempat,” pungkasnya. (wid)