IKAPTK Wonosobo Bantu Rehab RTLH Warga Jaraksari

IKAPTK Wonosobo Bantu Rehab RTLH Warga Jaraksari
BATU. Bupati Wonosobo Eko Purnomo melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah tidak layak huni bakti sosial IKAPTK wonosobo di kampung jaraksari kemarin

WONOSOBO– Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Wonosobo menggelar bakti sosial, rehab rumah tidak layak huni di Kelurahan Jarakasari Kecamatan Wonosobo. Peletakan batu pertama dilakukan kemarin oleh Bupati Wonosobo Eko Purnomo.

“Kondisi rumah keluarga Darmanto (60), warga RT 12 RW 1 Kelurahan Jaraksari mengundang cukup memperihatinkan. Kami dari IKAPTK bergerak membantu,” ungkap  Ketua IKAPTK Wonosobo, One Andang Wardoyo.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Wonosobo, Eko Purnomo selaku Ketua Dewan Pembina IKAPTK, ketua IKAPTK, camat Wonosobo, kalur Jaraksari dan tokoh masyarakat kampung setempat.

Rumah tak layak huni yang direhab seluas 4 x 12 meter persegi. Menurut One Andang Wardoyo,  jajaran pengurus memang telah berkomitmen untuk terus bergerak untuk aksi-aksi sosial yang bermanfaat bagi warga masyarakat.

“Untuk rehab RTLH ini contohnya, kami pilih warga yang benar-benar tidak mampu dan memang tidak masuk dalam program pemerintah,” jelas Andang.

Selain pertimbangan tersebut, pihaknya juga melihat kondisi kesehatan Darmanto, yang sehari-hari bekerja serabutan sebagai buruh ternyata juga menderita katarak. Untuk pelaksanaan rehab rumah, IKAPTK bahkan telah bekerjasama dengan konsultan bangunan agar nantinya rumah milik Darmanto ini benar-benar memenuhi standar kelayakan hunian dan memberikan kenyamanan bagi anggota keluarga.

Sementara itu, Bupati Wonosobo Eko Purnomo mengemukakan bahwa rehat rumah tidak layak huni oleh IKAPTK Wonosobo membantu pemerintah daerah dalam upaya menekan angka kemiskinan. Pihaknya berharap kegiatan serupa bisa menginsipirasi komunitasi atau organisasi yang lain.

“Kita berharap  pembangunan kembali rumah bapak Darmanto benar-benar dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberikan kenyamanan bagi seluruh anggota keluarga,” katanya.

Untuk jajaran pengurus IKAPTK Wonosobo, Eko juga menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian mereka kepada warga kurang mampu. Selaku Ketua Dewan Pembina, Eko menyebut kepedulian IKAPTK yang secara berkelanjutan setiap tahun memberikan bantuan kepada warga tidak mampu di Wonosobo, bisa menjadi teladan bagi organisasi-organisasi lainnya. (gus)

Artikel Menarik Lainnya :  Wonosobo Dapat Jatah DBHCHT Sebesar Rp12 Miliar, 50 % untuk Kesejahteraan Rakyat