Ika Smansa Tama Bagi Sembako ke Warga yang Belum Tersentuh Bantuan

BAKSOS. Ika Smansa Tama salurkan 500 paket bantuan untuk masyarakat terdampak Covid 19, dengan menggunakan kendaraan wisata VW Cabrio.
BAKSOS. Ika Smansa Tama salurkan 500 paket bantuan untuk masyarakat terdampak Covid 19, dengan menggunakan kendaraan wisata VW Cabrio.

BOROBUDUR, MAGELANGEKSPRES.COM – Ikatan Alumni SMA N 1 Kota Magelang (Ika Smansa Tama) berbagi kepada masyarakat di Kabupaten dan Kota Magelang dengan menyalurkan sebanyak 500 paket sembako. Sasaran bantuan kali ini adalah masyarakat terdampak pandemi  yang memang betul-betul belum tersentuh bantuan dari pemerintah.

“Ini adalah wujud gotong royong kami Alumni SMAN Kota Magelang yang ikut peduli dengan dampak Pandemi Covid-19 yang dirasakan oleh masyarakat,” ucap koordinator kegiatan Bakti Sosial Ika Smansa Tama, Gatot Sudaryanto, start kegiatan di Desa Wanurejo Borobudur, Senin (9/8/2021).

Gatot menyebutkan jika jumlah bantuan yang diberikan sejumlah 500 paket sembako yang setiap paket berisi 5 kilogram beras dan 10 butir telur. Hal tersebut dilakukannya sebagai solusi mengurangi permasalahan yang timbul akibat Pandemi Covid 19.

“Totalnya 2,5 ton beras dan 5.000 butir telur. Bantuan ini terkumpul dari donatur-dinatur khususnya dari alumni SMAN 1 Kota Magelang, dalam lintas angkatan ini, jadi yang tua hingga yang masih muda semuanya berperan disini,” terang Gatot.

Yang unik dalam pembagian bantuan tersebut adalah digunakannya moda transportasi wisata kawasan Borobudur, yaitu VW Cabrio untuk pendistribusian bantuan. Gatot mengatakan, jika hal tersebut dilakukannya demi rasa berbagi kepada sektor yang terdampak Pandemi khususnya di bidang jasa pariwisata seperti VW Cabrio.

“Kita lihat rekan-rekan di sektor pariwisata salah satunya VW Cabrio ini merasakan dampak Pandemi. Jadi kami sekaligus berbagi dengan mereka. Kalau biasanya mereka membawa wisatawan, sekarang membawa logistik bantuan. Ya minimal bisa membantu mereka (Driver VW Cabrio) untuk manasi mobilnya lah,” jelas Gatot.

Gatot menyampaikan, kegiatan baksos tersebut sudah berulangkali dilakukannya bersama dengan Ika Smansa Tama, termasuk ketika terjadi Erupsi Merapi dan Gempa di NTT. Bahkan dalam waktu dekat Gatot mengatakan akan menyalurkan bantuan berupa paket APD kepada pemerintah desa dan Vaksinasi massal.

Artikel Menarik Lainnya :  Candi Borobudur Segera Dibuka, Ini Tanggapan Kapolres Magelang

“Harapannya apa yang kita lakukan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat terdampak Pandemi. Pemerintah juga merasa terbantu daripada kita hanya menyalahkan terus lebih baik kita lakukan aksi untuk membantu. Dan yang terpenting adalah semoga kegiatan seperti ini dapat membuka peluang ekonomi untuk saling peduli dan menguatkan selama kondisi Pandemi Covid 19,” harap Gatot.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komunitas VW Cabrio Borobudur, Prana Aji, mengatakan, jika sebanyak 10 mobil VW dan beberapa VW Combi dan Mobil Pick Up sudah dipersiapkannya untuk mendukung kegiatan baksos tersebut.

“Mobil beserta driver sudah kita persiapkan untuk membantu mendistribusikan bantuan dari temen-temen Ika Smansa Tama, karena kebetulan saya juga alumni,” terang Aji

Aji merasa senang VW Cabrio Borobudur dapat ikut andil dalam kegiatan baksos tersebut. Bahkan menurutnya hal tersebut menimbulkan semangat dan optimisme supir dan pemilik VW Cabrio untuk selalu semangat dalam menghadapi Pandemi.

“Sudah lama sekali kita hanya diam saja, tidak ada pemasukan. Dengan kegiatan ini, ada nafas baru buat kami. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi semua pihak untuk dapat saling sinergi dan menguatkan selama Pandemi Covid19, pariwisata segera bangkit,” pungkas Aji.(cha)