Housekeeping Hotel Ikuti Sertifikasi Selama 2 Hari

0
301
Kemenpar Sertifikasi Profesi Housekeeping Magelang
SERTIFIKASI. Peserta sertifikasi profesi houskeeping hotel sedang mengikuti ujian kompetensi yang diawasi oleh tim assesor.

MAGELANG – Sebanyak 89 orang pegawai housekeeping hotel di wilayah Magelang, Kedu dan Jogjakarta mengikuti Sertifikasi Housekeeping di Hotel Atria Magelang, selama dua hari Kamis dan Jumat (15-16/8).

Sertifikasi diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata bersama Indonesian Housekeeper Association (IHKA) Magelang dan PHRI Kota Magelang, dalam rangka meningkatkan kualitas SDM pariwisata di Magelang dan sekitar.

Sertifikasi dibuka oleh Direktur LSP Pariwisata housekeeper Indonesia, Rahmat Sugianto. Setelah dibuka, 89 peserta sertifikasi itu bersiap melakukan ujian di hadapan tim sertifikasi.

Rahmat Sugianto mengatakan, sertifikasi profesi ini merupakan program dari Kementrian Pariwisata RI. Seluruh tenaga houskeeping yang ada di Kota Magelang, bahkan di seluruh Indonesia wajib memiliki sertifikat.“Seperti halnya seorang driver harus mempunyai surat izin mengemudi (SIM). Kita ngaku driver tapi tidak punya SIM maka tidak ada buktinya,” ujar Rahmat, usai membuka sertifikasi.

Menurut Rahmat, program sertifikasi sudah dilakukan sejak tahun 2000 lalu. Hingga saat ini sudah ada puluhan ribu karyawan hotel dari semua divisi sudah mengantongi sertifikat.

Dari program ini, Kemenpar menekankan 50 persen pegawai dan karyawan setiap hotel memiliki sertifikast kompetensi. Dan di tahun 2019 ini, Kemenpar juga menargetkan sebanyak 75 ribu karyawan dan pegawai hotel bersertifikasi.

“Ada 6 level housekeeping disertifikasi kali ini, dari level 1 tingkat trainee hingga level 6 tingkat manager. Mereka diuji oleh assesor yang expertise di bidangnya masing-masing,” katanya.

Menurutnya, kebutuhan kualitas SDM bidang pariwisata yang baik sangat dibutuhkan. Karena hal itu sesuai dengan permintaan pasar. Apalagi industri perhotelan terus tumbuh serta berkembang. Untuk itu, kata dia, industri perhotelan membutuhkan tenaga housekeeping yang sudah terampil serta tersertifikasi.

Adapun tim penguji dari program sertifikasi profesi kali ini terdiri dari tiga orang assesor, yakni Rudi Wijayanto (Executive Housekeeper Atria Hotel Magelang), Guston (Executive Housekeeper hotel di Jogjakarta) dan Faiza Iziana (Ketua BPC IHKA Magelang). (imr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here