Hotel Bintang 3 di Purworejo Ditarget Beroperasi Tahun 2024, Duh Tempat Parkirnya…

KETERANGAN. Kepala Dinporapar Kabupaten Purworejo, Stephanus Aan Isa Nugroho memberikan keterangan terkait pembangunan hotel bintang 3 di Purworejo, kemarin. (Foto: eko)
KETERANGAN. Kepala Dinporapar Kabupaten Purworejo, Stephanus Aan Isa Nugroho memberikan keterangan terkait pembangunan hotel bintang 3 di Purworejo, kemarin. (Foto: eko)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Pemerintah Kabupaten Purworejo mulai membangun hotel bintang 3 di sebelah barat gedung Ganesha Convention Hall Purworejo. Hotel yang dibangun dengan biaya puluhan miliar rupiah tersebut ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2024.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo, Stephanus Aan Isa Nugroho STTP MSi, menyebut tahun ini pembangunan hotel bintang 3 itu baru dilaksanakan tahap 1.

“Biaya pembangunan tahap 1 ini kurang lebih Rp31 milar, itu struktrur bangunan. Tahun depan ada lanjutan untuk finalisasi, perkiraan sekitar Rp26 milar, jadi hotel ini praktis akan dapat beroperasi pada 2024,” sebutnya saat dikonfirmasi di kantornya, kemarin.

Dijelaskan, hotel tersebut nantinya akan dibangun 5 lantai dengan fasilitas lengkap standar hotel bintang 3. Kapasitas akan dimaksimalkan sebanyak 80 kamar dengan 2 tipe.

“Lokasinya di sebelah barat Ganesha Convention Hall dan itu akan menjadi kawasan terpadu, kawasan hotel juga akan meliputi kawasan bekas SD dan TK Sebomenggalan, itu akan menjadi tempat parkir dan event, jadi cukup luas letaknya juga di pusat kota,” jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkan bahwa hotel bintang 3 dibangun untuk menangkap peluang dengan adanya Yogyakarta International Airport (YIA). Menurutnya, pemerintah daerah merasa perlu memberikan fasilitas hotel yang representatif untuk para pengunjung dari luar daerah yang memanfaatkan bandara YIA.

“Lokasinya sangat strategis, orang dari Magelang, Temanggung, Wonosobo yang akan memanfaatkan bandara YIA, itu pasti lewat kota. Purworejo kota juga menjadi tempat penghubung ke kota dan kabupaten lain. Itulah kenapa pemerintah merasa perlu membangun akomodasi yang layak, dan representatif untuk event-event besar,” tandasnya. (top)