Hati-hati Kenalan di Medsos. Wanita Asal Magelang Ini Kena Tipu, 2 Handphone Dibawa Kabur

GELAR PERKARA. Tersangka dan barang bukti ditunjukan saat gelar perkara di Mapolres Temanggung,(foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Berawal dari pertemanan melalui dunia maya, Holis (27) akhirnya harus mendekam di ruang tahanan Mapolres Temanggung. Warga Dusun Krawatan Desa Pulosaren Kecamatan Kepil Wonosobo itu terbukti melakukan penipuan terhadap Susilah (55) warga Magelang Utara Magelang.

Kapolres Temanggung AKBP Burhanuddin melalui Kapolsek Kranggan AKP Sugihartono mengatakan, setelah beberapa lama berkomunikasi melalui dunia maya, antara tersangka dan korban akhirnya bertemu di salah satu tempat di Pasar Secang Magelang.

Kemudian tersangka berpura-pura mengajak korban menagih utang di Pasar Kranggan Temanggung. Korban dijanjikan akan diberi upah Rp1.000.000.

“Namun sebelum berangkat tersangka menyuruh korban untuk memasukan tas korban yang berisi HP ke Jok sepeda motor tersangka lalu setelah korban memasukan tasnya ke dalam Jok kendaraan tersangka, kemudian korban disuruh memarkirkan sepeda motornya di depan salah satu toko modern di Secang,” jelasnya.

Kemudian katanya, berdasarkan keterangan dari tersangka, korban diajak tersangka berboncengan menuju Pasar Krangan. Setelah sampai di Pasar Kranggan tersangka memarkirkan sepeda motornya di depan pasar kemudian korban diajak masuk ke dalam pasar.

“Sebelum masuk tersangka memberikan kunci kontak sepeda motornya kepada korban, namun tersangka ini sangat licik kunci duplikat yang sudah dipersiapkan tersangka sebelumnya untuk mengelabuhi korban agar korban percaya bahwa tersangka tidak akan meninggalakn korban tetapi sebenarnya tersangka sudah membawa kunci kontak yang asli,” jelasnya.

Ia menjelaskan, tersangka menyuruh korban menunggu di dalam pasar lalu berpura-pura pamit menagih utang tetapi sebenarnya tersangka hanya muter di dalam pasar saja dan kembali ketempat korban.

“Tersangka ini tidak langsung menyapa korban, tersangka hanya memastikan jika korban masih menuruti perintah tersangka,” katanya.

Artikel Menarik Lainnya :  Jalan Utama Menuju Kota Jebol, Perekonomian Desa di Purworejo Tersendat

Setelah dipastikan korban masih di tempat, kemudian tersangka keluar dari pasar melalui jalan yang berebeda dan langsung membawa sepeda motornya ke arah Wonosobo.

“Tersangka berhasil menguasai dan membawa kabur tas milik korban yang berisi surat–surat dan 2 handphone. Setelah berhasil mengusai barang-barang tersebut, kemudian handphone tersebut dijual satu dan masih dipakai satu handphone yang belum dijual, hasil penjualan handphone digunakan tersangka untuk kepentingan pribadi,” jelasnya.

Dari kejadian ini lanjutnya, kemudian korban melaporkan ke Polres Temanggung. Dari laporan korban petugas kemudian berhasil menangkap tersangka beserta barang bukti di antaranya, sebuah handphone dan sepeda motor dengan Nopol terpasang H 4802 BCD (Nopol sesuai STNK AA 4838 AA dan STNK sepeda motor dengan Nopol AA 4838 AA.

Karena terbukti melakukan tindak penipuan tersangka diancam pasal 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun. (set)