Hasil Foto Satelit, Magelang Jadi Titik Pusat Badai Saat Hujan Es dan Angin Kencang

Magelang Jadi Titik Pusat Badai Saat Hujan Es dan Angin Kencang
BADAI. Awan tebal terlihat di atas langit Magelang Raya, saat fenomena hujan es terjadi pukul 13.50 WIB, Senin (28/3). (foto : bmkg)

MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Hujan es disertai angin kencang terjadi di Magelang, Senin (28/3). Fenomena ini terjadi selama beberapa menit, sekitar pukul 13.50 WIB.

Bukan hujan es yang membuat warga dipenuhi rasa kecemasan dan kepanikan. Namun angin kencang karena membuat papan baliho roboh, atap rumah berhamburan, dan pohon tumbang di jalanan.

Pantauan di lapangan, pohon peneduh bertumbangan di sejumlah titik di Kota Magelang. Sirine mobil pemadam kebakaran dan penerangan jalan umum dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) meraung-raung siang itu.

Sejumlah petugas langsung mengevakuasi pohon-pohon yang tumbang itu. Salah satunya yang berada di Jalan Majapahit, Magelang Tengah. Pohon besar yang tumbang tepat di atas satu unit kendaraan pikap berhasil dievakuasi.

Di kompleks Pasar Sidomukti, warga yang tengah beraktivitas di sana pun panik. Mereka menunjukkan beberapa butir es berukuran kerikil kecil. “Hujan es, hujan es,” kata warga.

Demikian halnya di Jalan Sudirman Kota Magelang. Seorang pengemudi mobil terpaksa menghentikan kendaraannya karena jarak pandangnya terhalangi es.

“Tidak cuman hujan es. Tapi pohon-pohon di pinggir jalan seolah sudah miring-miring. Bahkan, jalan juga sudah banjir. Kami takut untuk lewat, terpaksa menepi,” ujar Sutopo, warga Kaliangkrik yang kebetulan melintas.

Berdasarkan pantauan, hujan es dan angin kencang hampir merata di wilayah Kabupaten dan Kota Magelang. Bahkan sampai di Temanggung dan Sleman, Jogjakarta.

Angin kencang mereda sekitar pukul 14.30. Hingga pukul 16.00 cuaca pun sudah membaik meski hujan masih mengguyur. (wid)