Hari Raya Idul Adha, Mobilitas Warga Turun

Hari Raya Idul Adha, Mobilitas Warga Turun
Hari Raya Idul Adha, Mobilitas Warga Turun

MAGELANGEKSPRES.COM, JAKARTA – Warga makin memahami tingginya angka penularan COVID-19. Sebagai bukti mobilitas warga jelang Idul Adha mengalami penurunan 40 persen.

Kakorlantas Polri Irjen Istiono mengatakan mobilitas masyarakat jelang Idul Adha turun 40 persen di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Darurat). Dia menilai sebagai bukti akan kesadaran masyarakat akan bahaya penyebaran COVID-19.

“Saya berterima kasih kepada masyarakat, artinya kesadaran mobilitas ini sudah berkurang banyak,” ujarnya dalam keterangannya, dikutip Selasa (20/7).

Meski demikian, dia tak menampik dalam dua hari terakhir terjadi sedikit peningkatan kendaraan pribadi yang bergerak menuju Jawa dari Jakarta.

Maka, lanjut Istiono, pihaknya melakukan pemeriksaan kendaraan dan memutarbalik sekitar 1.500 kendaraan dalam dua hari terakhir.

“Kemudian kendaraan umum, ini lebih kurang 96 kendaraan kita putarbalikkan karena tak memenuhi persyaratan,” paparnya.

Guna mengantisipasi adanya lonjakan mobilitas warga saat Idul Adha 2021, Istiono menerangkan bahwa pihaknya telah menyiapkan 1.038 titik penyekatan dari awalnya 998 titik.

Sementara itu, Istiono menyebut bahwa evaluasi penambahan titik di lapangan sejauh ini masih sangat dibamis. Sehingga, pihaknya masih menunggu perkembangan situasi di lapangan.

Dia pun berharap masyarakat untuk mematuhi peraturan sektor esensial dan non-esensial terkait kebijakan pembatasan.

“Kemudian juga kepatuhan dan peran serta daripada stakeholder dan masyarakat utk patuh dan taat terhadap aturan-aturan yang ditetapkan pemerintah. Saya berharap warga dapat menghindari kerumunan. Serta menjaga prokes,” pungkasnya.(gw/fin)

Artikel Menarik Lainnya :  Beda Mendagri dan KPU Soal Coblosan Pemilu 2024