Harga Minyak Goreng Enggan Turun, Meski Saat Ini Distribusi Sudah Mulai Stabil

MENIMBANG. Salah satu pekerja di salah satu toko sembako di Temanggung sedang menimbang minyak goreng curah.(Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)
MENIMBANG. Salah satu pekerja di salah satu toko sembako di Temanggung sedang menimbang minyak goreng curah.(Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Meskipun saat ini distribusi minyak goreng curah sudah mulai stabil, namun belum mampu menurunkan harga minyak goreng (kemasan). Sejak dinaikkan beberapa pekan lalu, harga jual minyak goreng kemasan masih stabil tinggi.

“Soal harga minyak goreng kemasan sudah ditetapkan oleh pemerintah dengan mengikuti mekanisme pasar, tapi kalau untuk pasokannya memang tercukupi,” kata Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo, Rabu (27/4).

Wabup mengatakan, hingga akhir Ramadan ini distribusi migor curah sudah sangat stabil, dengan demikian masyarakat tidak perlu lagi mengantre hingga berjam-jam untuk mendapatkan migor curah.

Memang diakuinya, beberapa waktu lalu sering terjadi antrean panjang masyarakat yang akan membeli migor curah. Kondisi saat itu memang distribusi tersendat sehingga pasokan migor yang datang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Karena harganya lebih murah dari minyak kemasan, oleh karena itu masyarakat rela mengantre panjang,” jelasnya.

Menurutnya, untuk harga migor curah memang lebih stabil yakni Rp15.500 per kilogramnya, sedangkan harga minyak goreng kemasan tergantung merek dan kapasitas dalam kemasanya.

“Masyarakat tidak perlu lagi antre lama demi bisa memperoleh minyak goreng. Harga juga masih sangat stabil,” katanya.

Namun, untuk minyak kemasan memang masih belum ada tanda-tanda penurunan harga yang signifikan. Untuk pasokan (minyak curah) dari distributor sudah mencukupi, di beberapa tempat harganya juga stabil. Hanya yang kemasan saja yang belum bisa turun dan kita juga belum bisa melakukan stabilisasi harga.

Bowo memastikan, ketersediaan bahan pangan kebutuhan pokok di Kabupaten Temanggung tercukupi selama momentum Lebaran tahun ini. Beberapa komoditas seperti gula, tepung dan beras juga dipastikan aman hingga beberapa bulan ke depan.

“Untuk ketersediaan bahan pokok dipastikan aman, tidak hanya migor, beras, dan kebutuhan pokok lainnya stok aman hingga paska Idul Fitri mendatang,” tutupnya. (set)