Harga Jual Terjun Bebas, Petani Tembakau Temanggung Merana

SERIUS. Sejumlah anggota APTI Temanggung serius mengikuti diskusi di Balai Desa Campursari Kecamatan Bulu, Kamis (29/4). ( Foto:setyo wuwuh/Temanggung ekspres )
SERIUS. Sejumlah anggota APTI Temanggung serius mengikuti diskusi di Balai Desa Campursari Kecamatan Bulu, Kamis (29/4). ( Foto:setyo wuwuh/Temanggung ekspres )

MAGELANGEKSPRES.COM, TEMANGGUNG – Pandemi Covid-19 yang terjadi kurang lebih selama satu tahun terakhir ini, dampaknya sangat dirasakan oleh petani tembakau. Selain harga jual tembakau anjlok, perekonomian petani tembakau juga menjadi lumpuh.

“Pandemi dampaknya dirasakan oleh semua kalangan, tidak terkecuali petani tembakau,” kata Ketua DPC APTI Temanggung Siyamin, usai acara diskusi dan buka bersama di Balai Desa Campursari Kecamatan Bulu, Kamis (29/4).

Menurut Siyamin, dampak pandemi dirasakan petani saat panen raya 2020, saat itu harga jual tembakau rajangan kering tidak sesuai dengan harapan. Padahal kualitas tembakau saat itu cukup bagus. Harga jual tembakau saat itu antara Rp40.000 hingga Rp80.000 harga ini masih jauh dari biaya tanam hingga saat panen raya tiba.

Murahnya harga tembakau saat itu sangat berdampak pada perekonomian petani tembakau, pasalnya selama ini petani masih mengandalkan tembakau untuk menutup kebutuhan ekonomi.

“Harga jualnya murah, sampai saat ini dampak ekonominya masih sangat terasa,” tuturnya.

Dari diskusi ini kepada petani bisa lebih terbuka terkait dengan tembakau, baik untuk kualitas tembakau hingga pemanfaatan tembakau selain sebagai bahan baku rokok.

“Untuk sementara ini memang tembakau baru bisa dijadikan sebagai bahan baku untuk membuat kerajinan tangan, kedepan tidak menutup kemungkinan ada inovasi lainnya,” tuturnya.

Oleh karena itu lanjutnya, pihaknya berusaha akan membentuk kelembagaan APTI hingga tingkat desa, dengan harapan petani tembakau kedepan bisa lebih baik dan sejahtera.

“Kami akan bentuk kepengurusan hingga tingkat desa, untuk sementara ini baru 14 kecamatan yang rencana nya akan dibentuk pengurus,” katanya.

Siyamin menambahkan, dalam waktu dekat ini terutama sebelum petani mulai panen raya, pihaknya akan berkomunikasi dengan pihak pabrikan, pemerintah, legislatif dan pelaku pertembakauan lainnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Mantan Ketua Forgut Temanggung Dilantik Sebagai Anggota DPRD Temanggung

“Harapan kami kedepan petani tembakau bisa lebih baik, harga tembakau di panen raya tahun ini bisa lebih baik dari tahun kemarin,” tutupnya. (set)