Harga Cabai di Pasar Tradisional Kota Magelang Turun, Daging Sapi Naik

SEPI. Permintaan daging sapi belakangan ini di Pasar Rejowinangun Kota Magelang menurun seiring mahalnya harga daging tersebut sejak awal Ramadan lalu.(foto : wiwid arif/magelang ekspres)
SEPI. Permintaan daging sapi belakangan ini di Pasar Rejowinangun Kota Magelang menurun seiring mahalnya harga daging tersebut sejak awal Ramadan lalu.(foto : wiwid arif/magelang ekspres)

KOTA MAGELANG, MAGELANG EKSPRES.COM – Di bulan suci Ramadan ini, harga cabai di pasar tradisional Kota Magelang menurun. Namun, komoditas daging sapi mengalami kenaikan.

Pantauan di Pasar Rejowinangun, kenaikan harga daging sapi sudah terjadi sejak pekan pertama Ramadan. Awalnya harga daging sapi kualitas pertama dijual dengan hanya Rp120 ribu per kilogram. Namun saat ini harga sudah tembus Rp130-140 ribu per kilogram.

Sejumlah pedagang memprediksi kenaikan harga daging sapi dipengaruhi minimnya stok daging selama beberapa minggu terakhir. Termasuk di sejumlah tempat jagal dan rumah pemotongan hewan, rata-rata mengalami penurunan pemotongan.

“Kemungkinan sampai lebaran harga tetap Rp150 ribu sampai Rp170 ribu per kilogram, karena memang stok daging turun,” ujar Wati, salah satu pedagang daging di Pasar Rejowinangun, Minggu (17/4).

Selanjutnya, untuk harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) seperti beras masih stabil di harga Rp10.000 per kilogram. Kemudian gula pasir Rp15.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp22.333, minyak goreng kemasan Rp25.000 per liter.

Kemudian, harga daging ayam mengalami kenaikan Rp35.000 per kilogram. Lalu daging sapi kualitas tengah turut naik Rp110-120 ribu per kilogram, dan telur ayam Rp25.000 per kilogram atau naik 4 persen. Sementara komoditas cabai turun signifikan antara 4-14 persen menjadi Rp30.000 per kilogram.Salah satu pedagang ayam di Pasar Rejowinangun Kota Magelang, Surati (43) menyebut, kenaikan harga ayam sudah terjadi sejak tiga hari sebelumnya. Dia menjual dengan harga Rp36 ribu per kilogram karena memang dari pembelian ayam hidup sudah naik yakni Rp26 ribu per kilogram.

”Kalau naiknya banyak, nanti jualnya juga susah,” ujarnya.

Komoditas lain yang mengalami kenaikan adalah cabai keriting dari yang semula Rp25 ribu menjadi Rp28 ribu per kilogram. Sedangkan cabai rawit mengalami penurunan sebesar Rp2 ribu. Dari yang semula Rp28 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram.

”Menjelang puasa biasanya turun, nanti kalau jelang lebaran naik lagi,” jelasnya. (wid)