Hama Wereng Momok bagi Petani Temanggung

SEMPROT. Sejumlah petani sedang melakukan penyemprotan dengan pestisida untuk mengurangi serangan hama wereng

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Hama wereng menjadi hama yang paling ditakuti oleh petani, pasalnya hama ini pernah membuat petani mengalami gagal panen total.

“Beberapa tahun lalu, sebagian petani di desa kami (Desa Ngadisepi Kecamatan Gemawang)gagal panen karena hama wereng,” ungkap Rahmad (38),petani di Desa Ngadisepi Kecamatan Gemawang, Senin (25/2).

Menurutnya, ganasnya hama wereng ini hampir dirasakan semua generasi di Desa Ngadisepi. Dalam kurun waktu tertentu hama ini akan kembali menyerang tanaman padi, kondisi ini sangat dikhawatirkan oleh petani.

“Kalau menurut orang-orang tua di desa kami, dalam waktu tertentu hama wereng pasti menyerang,” katanya.

Baca Juga
Pemkab Temanggung Tambah Dua Tempat Vaksinasi

Untuk itu katanya, pemberantasan hama wereng harus dilakukan secara kontinyu, sehingga hama ini tidak berkembang hingga tidak menyebabkan gagal panen. Pemberatanasan juga harus dilakuka bersama-sama.

Selain hama wereng, hama tikus juga menjadi ancaman serius bagi petani. Hewan pengerat ini jika sudah mewabah, bisa menghabiskan hektaran tanaman padi siap panen dalam satu malam.

“Dua hama ini memang menjadi ancaman serius bagi kami, harapan kami dengan adanya bantuan pemberantasan hama dari PPL dan Babinsa bisa mengurangi ancaman kedua hama tersebut,” harapnya.

Jumadi (42) petani lainnya menuturkan, salah satu hama tanaman padi yang sangat dikhawatirkan petani adalah hama wereng. Hama tersebut menyerang tanaman padi pada waktu padi sudah mulai berisi, hama ini bisa menyebabkan gagal panen.

“Bersama- sama dengan warga masyarakat Desa Ngadisepi melaksanakan penyemprotan masal hama wereng yang menyerang tanaman padi warga, upaya ini dilakukan untuk mencegah berkembangnya hama ini,” katanya.

Ia mengatakan, kegiatan penyemprotan tersebut perlu dilakukan segera mungkin agar hama wereng tidak menjalar ke semua tanaman padi warga dan harapannya tanaman padi bisa tumbuh dengan normal sehingga bisa menghasilkan padi yang berkualitas.

Artikel Menarik Lainnya :  Reaksi Kuda Lumping dan Topeng Ireng Saat Jalani Vaksinasi Covid-19

Ia berharap pada musim tanam tahun ini, ada perhatian dari pemerintah sehingga pencegahan terhadap hama, baik itu hama wereng maupun hama lainnya, bisa mengurangi angka kegagalan panen pada tahun ini.

“Kami sudah melakukan berbagai upaya agar panen bisa melimpah, namun kami tetap berharap ada bantuan dari pemerintah,”harapnya.(set)