Hak dan Kewajiban Pegawai P3K Setara dengan PNS, Bupati Temanggung Lantik 225 Pegawai P3K

LANTIK. Bupati Temanggung M AL Khadziq melantik tenaga P3K di pendopo Jenar 

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Bupati Temanggung M Al Khadziq meminta agar sebanyak 225 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) mampu meningkatkan kinerja dan profesionalitasnya dalam bekerja, sebab hak dan kewajibannya setara dengan Pegawai Negri Sipil (PNS).
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten temanggung baru pertama kali melantik P3K, jumlah P3K yang dilantik saat ini sebanyak 225 orang.
“Pegawai P3K agar meningkatkan profesionalitas kerja baik di bidang pendidikan, pertanian, dan kesehatan.pengangkatan pegawai negeri sipil dengan status pegawai kontrak kerja ini pertama kalinya di Temanggung,”terang Bupati Senin kemarin.
Menurut Bupati dengan resmi dilantik menjadi tenaga P3K, maka akan mendapatkan hak dan tanggungjawab yang setara dengan PNS, hanya saja masa kerja untuk tenaga P3K ini tidak berlaku seperti PNS.
Ia menjelaskan, perjanjian kerja ini dimulai 1 Januari 2021 berakhir 31 Desember 2025. Masa perjanjian kerja dilaksanakan dalam jangka 5 tahun, bisa saja diperpanjang, dan juga ada yang tidak sampai 5 tahun sudah purna tugas.
“Dari segi penghasilan dan tunjangan tidak ada perbedaan dengan PNS. Hanya saja, P3K ada masa perjanjian kerja, mulai Januari 2021 hingga Desember 2025. Kami harapkan bisa loyal dalam bidang masing-masing,” terang Bupati usai melantik.
Kata Khadziq, proses menjadi P3K bukanlah perkara yang mudah. Tidak sedikit dari mereka yang gagal lantaran administrasi yang kurang lengkap. Bahkan, sebagian besar otomatis gagal saat pendaftaran karena tidak memenuhi syarat yang berlaku. Khususnya bagi tenaga pendidikan dengan persaingan yang ketat.
Kepada masing-masing bidang, Al Khadziq menekankan bahwa, P3K merupakan aparatur sipil negara yang bertugas sebagai pelayan publik.
Terhadap pegawai bidang pendidikan, ia berharap adanya ide-ide baru yang kreatif dalam memberikan pelajaran secara daring. Dengan maksud, guna mencetak kader penerus bangsa yang handal dan cerdas untuk kemajuan Indonesia.
Kepada para penyuluh pertanian, Al Khadziq berharap, para pegawai bisa memberikan bimbingan dan pelatihan kepada para petani agar bisa berdikari untuk kemajuan pertanian di Temanggung.
Sedangkan untuk Tenaga kesehatan, tetap menjadi garda terdepan untuk masyarakat. Tetap edukasikan dan sosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat di manapun dan kapan pun berada. Terlebih bisa memberikan warna baru dengan inovasi dan program-program baru yang ada di Temanggung.
Bupati berharap, tenaga P3K yang telah dilantik dapat mengemban tugas dengan sebaik-baiknya dalam bidang masing-masing.
Wakil Bupati Temanggung, Heri Ibnu Wibowo menambahkan, bagi tenaga P3K yang sudah dilantik tidak hanya berorientasi pada materi saja, melainkan juga harus semakin meningkatkan kinerjanya dalam melayani masyarakat.
“Loyalitas sebagai tenaga P3K harus terus dipegang, pelantikan ini bukan berarti akhir masa tugas, namun sebagai pematik penyemangat dalam meningkatkan kinerja,”katanya.
Kedepan katanya, evaluasi kinerja akan dilakukan kepada tenaga P3K, peningkatan prestasi dan juga loyalitas menjadi salah satu yang wajib dilakukan oleh P3K.
“Setiap tahun akan ada evaluasi, harapan kami P3K bisa memberikan dedikasi yang tinggi terhadap Pemerintah,”katanya.
Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDM) Temanggung, Teguh Suryanto mengatakan, sebanyak 225 orang yang dilantik menjadi P3K di Temanggung ini sudah menjalani berbagai proses dan tahapan, mereka sudah memenuhi syarat sebagai tenaga P3K di Temanggung. (set)

Artikel Menarik Lainnya :  Bela Petani Tembakau, Anggota DPR RI Panggah Susanto Minta Pabrikan Juga Memikirkan Nasib Petani