Hadirkan Suasana Beda, Kursi Taman di Kota Magelang Tampil Lebih Cantik

CAT. Seorang pekerja tengah mengecat kursi trotoar yang terpasang di sejumlah titik, untuk mengubah suasana di kawasan tersebut lebih estetika.
CAT. Seorang pekerja tengah mengecat kursi trotoar yang terpasang di sejumlah titik, untuk mengubah suasana di kawasan tersebut lebih estetika.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG  – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang menghadirkan suasana berbeda pada sejumlah kursi taman dan pot yang ada di trotoar jalan raya. Sebelumnya kursi itu hanya bewarna putih polos, namun kali ini dilukis dengan aneka gambar yang menarik untuk dilihat dan difoto.

Kabid Pengelolaan PJU, Pertamanan, dan Pemakaman DLH Kota Magelang, Yetty Setiyaningsih mengatakan, proses melukis kursi taman dan pot sudah dilakukan dalam beberapa pekan ini. Hasilnya pun sudah bisa dinikmati masyarakat yang melintas.

“Kami ingin menambah estetika dan dekorasi kota. Sekaligus mencerminkan Kota Magelang yang semarak dan bersemangat meski di tengah pandemi Covid-19,” katanya, Selasa (18/8).

Ia menjelaskan, kursi taman yang sudah selesai dilukis antara lain terletak di kawasan SD Kanisius Pendowo Jalan Yos Sudarso sebanyak 5 buah, 4 titik di area Gerbang Kerkoof Jalan Ikhlas, Jalan Tentara Pelajar 4, dan Jalan Jender Sudirman 4 kursi.

Baca Juga
Kota Magelang Raih Juara 1 Lomba Hemat Energi Tingkat Jateng

“Gambar yang dilukis di kursi tersebut bermacam-macam. Di Gerbang Kerkoof kita lukis tokoh kemanusiaan asal Belanda, Van Der Steur dan gambaran tempo dulu Kota Magelang. Kalau di SD Pendowo kita lukis Pendowo Limo dan landmark kota, seperti water toren,” ujarnya.

Ia menjelaskan, di Jalan Jenderal Sudirman dilukis karakter jalan tersebut dan landmark kota, yakni gong, dancing fountain, water toren, dan lainnya. Sementara di Jalan Tentara Pelajar bergambar tokoh perjuangan.

Selain itu, pot yang sudah dilukis terdapat di kawasan Alun-alun Kota Magelang, sepanjang Panti Mandala Jalan Yos Sudarso, Monumen Tidar, dan rencana ke depan di kawasan Pecinan Jalan Pemuda.

“Gambarnya yang di Alun-alun sesuai Kota Magelang yang penuh ragam. Di kawasan Pecinan gambar landmark, sedangkan di Monumen Tidar lebih banyak variasi kreasi gradasi. Kita ingin ada suasana berbeda ketika warga melintas di kursi taman dan pot itu, bahkan bisa berfoto di situ,” ungkapnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Jadi Korban PHK, Kini Pria di Magelang Ini Jadi Pengusaha Helm

Dengan adanya lukisan di kursi taman dan pot ini, Yetty berharap, masyarakat dapat merasakan kebahagiaan. Selain itu, menambah semangat berolahraga baik lari, jalan cepat, atau sepeda, sehingga meningkatkan imunitas tubuh.

“Di masa pandemi Covid-19 ini, kami ingin tetap berkreasi mempercantik Kota Magelang ini. Adanya kursi taman ini sekaligus menambah cantik taman yang kita buat di sejumlah titik. Begitu pula pot tanaman yang dapat menambah suasana meriah di pinggir-pinggir jalan,” imbuhnya. (wid)