Gunung Tidar hanya Dibuka Siang Hari

SIMULASI. Walikota Magelang Sigit Widyonindito saat mengikuti simulasi pembukaan Gunung Tidar dengan protokol kesehatan 
SIMULASI. Walikota Magelang Sigit Widyonindito saat mengikuti simulasi pembukaan Gunung Tidar dengan protokol kesehatan 

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG  – Setelah ditutup selama satu malam, Kebun Raya Gunung Tidar akhirnya dibuka kembali. Namun untuk malam hari, destinasi wisata religi itu masih akan ditutup demi mencegah penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, Otros Trianto mengatakan, Kebun Raya Gunung Tidar sejauh ini memang belum dibuka pada malam hari. Wisata religi Gunung Tidar baru dibuka pukul 07.00-15.30 WIB.

“Kawasan Kebun Raya Gunung Tidar tetap dibuka pada pagi sampai sore harinya. Sementara untuk malam hari kita tutup,” imbuhnya.

Pihaknya mengingatkan pengunjung untuk disiplin dan patuh pada protokol kesehatan yang telah ditetapkan di Kebun Raya Gunung Tidar. Di gerbang wisata, pihaknya sudah menyediakan tempat cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh, dan harus dalam kondisi sehat.

“Kita sudah sediakan standar operasonal prosedur (SOP) dan sarana prasarana yang mendukung penerapan protokol kesehatan yang ketat di Kebun Raya Gunung Tidar. Pengunjung wajib mengenakan masker,” jelasnya.

Baca juga
Eksan Ditemukan Memakai Karung, Tidak Berbaju Kondisinya Lemah

Menurutnya, SOP dan sarpras ini sangat penting karena pengunjung wisata religi Kebun Raya Gunung Tidar banyak yang berasal dari luar daerah bahkan mayoritas pengunjung dari Jawa Timur.

“Kami telah memasang pintu gerbang untuk memudahkan pengawasan. Petugas juga sudah dibekali dengan pelatihan kedaruratan kesehatan dan APD untuk mengantisipasi jika ada pengunjung yang pingsan atau terjadi kecelakan di kawasan Kebun Raya Gunung Tidar,” terangnya.

Ia menjelaskan, semua pengunjung yang akan masuk kawasan ini wajib memakai masker dan melalui pengecekan suhu tubuh maksimal 37,5 derajat celcius. Kemudian pengunjung wajib mencuci tangan di tempat yang telah disediakan sebelum diizinkan naik.

Artikel Menarik Lainnya :  Inovasi Pengrajin Batik Bangkit dari Pandemi Covid-19

“Jika terdapat pengunjung yang tidak memakai masker dan suhu tubuhnya melebihi suhu tubuh yang telah ditetapkan, maka petugas akan melarang pengunjung tersebut untuk memasuki Kawasan Wisata Religi Kebun Raya Gunung Tidar,” ungkapnya.

Otros menuturkan, selama pandemi Covid-19, pihaknya membatasi jam berkunjung setiap hari. Selain itu, para pengunjung pun diharuskan menjaga jarak minimal 1 meter selama beraktivitas.

“Alasan tidak buka malam, karena petugas akan sangat susah mengawasi pergerakan pengunjung malam hari, sehingga demi mencegah penyebaran virus corona, untuk sementara wisata Gunung Tidar di malam hari belum akan dibuka,” paparnya. (wid)