Granat Aktif Kembali Ditemukan Warga di Kelurahan Sucen Jurutengah Purworejo, Diduga Peninggalan Perang Dunia Kedua

Foto: PENJINAKAN. Tim Jihandak Sat Brimob Polda Jateng melakukan penjinakan dan peledakan granat yang ditemukan warga di Kelurahan Sucen Jurutengah Kecamatan Bayan, kemarin. (foto: eko sutopo / purworejo ekspres)
Foto: PENJINAKAN. Tim Jihandak Sat Brimob Polda Jateng melakukan penjinakan dan peledakan granat yang ditemukan warga di Kelurahan Sucen Jurutengah Kecamatan Bayan, kemarin. (foto: eko sutopo / purworejo ekspres)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Benda berbahaya berjenis granat manggis kembali ditemukan oleh warga di Kelurahan Sucen Jurutengah Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo. Granat tangan yang masih aktif tersebut diduga milik para pejuang dan merupakan senjata peninggalan perang dunia kedua.

Granat ditemukan di rumah Handoyo (35) warga Dukuh Tritis RT 02 RW 01 Kelurahan Sucen Juru Tengah pada Kamis (7/4) malam. Saat itu pemilik rumah bersama rekannya sedang membuat kolam ikan.

“Pada saat melaksanakan penggalian, peralatan yang dipakai membentur benda keras. Setelah diteliti ternyata benda tersebut merupakan granat jenis manggis,” kata Kapolsek Bayan melalui Kasi Humas Polres Purworejo, Iptu Madrim Suryantoro, Jumat (8/4).

Atas kejadian tersebut, keduanya lalu menghubungi Babinsa Koramil 02/Bayan. Petugas Koramil bersama Babinkamtibmas Polsek Bayan langsung mendatangi dan mengamankan lokasi.

“Granat lalu diamankan di Kantor Kelurahan Sucen Jurutengah sambil menunggu petugas dari Jihandak Sat Brimob Polda Jateng,” jelasnya.

Tim Jihandak Sat Brimob Polda Jateng yang dipimpin oleh Iptu Slamet Subagio datang untuk mengidentifikasi dan disposal atau penghancuran benda tersebut pada Jumat (8/4) siang sekitar pukul 12.50 WIB. Berdasarkan identifikasi diketahui bahwa Granat manggis tersebut memiliki panjang 10 Cm dan lebar 7 Cm. Penanya telah rusak atau lepas, tetapi masih aktif aktif dan berbahaya. Apabila meledak, pecahannya mampu menyambar hingga radius 100 meter.

“Alhamdulillah disposal granat telah berhasil dilaksanakan oleh Tim Jihandak Sat Brimob Polda Jateng di pekarangan warga,” terangnya.

Lebih lanjut diungkapkan bahwa penemuan granat di Desa Sucen Jurutengah merupakan kali ketiga. Granat tangan jenis manggis tersebut diduga milik para pejuang dan merupakan senjata peninggalan perang dunia kedua.

“Kami mengimbau kepada warga masyarakat, jika menemukan benda yang mencurigakan dan dimungkinkan berbahaya langsung berkoordinasi dengan petugas untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan,” ungkapnya. (top)