Gerindra Tak Hadiri Paripurna AKD, 2 Posisi Pimpinan Komisi Diduduki Golkar

AKD. DPRD Kabupaten Wonosobo menggelar rapat paripurna internal dengan agenda perubahan komposisi pimpinan dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) kemarin.
AKD. DPRD Kabupaten Wonosobo menggelar rapat paripurna internal dengan agenda perubahan komposisi pimpinan dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) kemarin.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM-DPRD Kabupaten Wonosobo menggelar rapat paripurna internal dengan agenda perubahan komposisi pimpinan dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) kemarin.

Rapat paripurna internal dilaksanakan dengan menerapkan protokol Kesehatan dipimpin langsung Ketua DPRD, Eko Prasetyo HW serta dihadiri anggota dewan dari lintas fraksi.

Ketua DPRD, Eko Prasetyo HW menyampaikan, perubahan pimpinan dan keanggotaan AKD dilaksanakan atas dasar Peraturan Pemerintah (PP) No 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi dan Peraturan DPRD Kabupaten Wonosobo No 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib DPRD Wonosobo

“Perubahan AKD merupakan hal biasa untuk penyegaran kinerja dewan setelah melihat perjalanan yakni 2 tahun 6 bulan sepanjang periode 2019 – 2024. Hal ini telah diatur dalam Peraturan DPRD Wonosobo tentang Tata Tertib (Tatib) dewan,“ ucapnya

Pihaknya mengatakan, perubahan hanya dilakukan pada enam alat kelengkapan dewan antara lain Badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda), Badan Kehormatan (BK),Komisi A, Komisi B, Komisi C dan Komisi D.

“Dalam rapat paripurna tadi masing-masing fraksi menyampaikan proposal nama-nama anggotanya yang akan duduk di alat kelengkapan dewan, kecuali fraksi Gerindra,” katanya.

Sementara itu dalam rapat paripurna tersebut satu fraksi, yaitu Partai Gerindra tidak hadir dan tidak mengajukan nama dalam komposisi AKD.

Padahal fraksi Partai Gerindra merupakan fraksi yang memiliki jumlah kursi yang banyak, enam kursi dan mendudukkan satu orang menjadi wakil ketua DPRD.

Dalam komposisi AKD yang lama, Partai Gerindra mendapatkan dua posisi pimpinan. Yaitu, satu orang menjadi wakil ketua Komisi A dan satu orang sebagi wakil ketua Komisi B.

Sedangkan dalam AKD yang baru, kedua posisi tersebut telah berpindah tangan ke anggota fraksi Partai Golkar

Saat di konfirmasi via WA, terkait alasan tidak mengajukan nama dalam komposisi AKD yang baru, ketua Partai Gerindra, Sumardiyo belum membalas atau memberikan jawaban. (gus)