Gerakan Sedekah Buku Salurkan 300 Buku ke Masyarakat

SIMBOLIS. Kepala Dinpusit Temanggung menyerahkan secara simbolis buku kepada salah satu penerima.

MAGELANGEKSPRES.TEMANGGUNG – Perpustakaan Daerah Temanggung menerima sedekah buku dari masyarakat, namun tidak semua buku bekas diterimanya, melainkan hanya buku-buku tertentu dan masih layak untuk dibaca.

“Dalam hal ini kami memang menerima sedekah buku, tapi bukan berarti semua buku bekas kami terima, kami akan seleksi buku apa saja yang bisa kami terima,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusit) Kabupaten Temanggung Suminar Budi Setyawan, Jumat (23/4).

Ia mengatakan, Gerakan Sedekah Buku (Gesbuk) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusit) ini merupakan salah satu kegiatan atas inisiasi dari masyarakat dan dinas sendiri.

Terkait buku-buku yang diterimanya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dan perpustakaan-perpustakaan yang ada di 20 kecamatan di Temanggung.

Sampai saat ini sudah terkumpul sebanyak 300 buku dari masyarakat yang akan dibagikan kepada 24 perpustakaan yang ada dan masih aktif.

Baca Juga
Satpol PP Wonosobo Tertibkan Ratusan Pedagang di Alun-alun

“300 eksemplar buku ini kami salurkan ke masyarakat melalui perpustakaan desa bertepatan dengan Hari Buku dan Hak Cipta Internasional 2021,” katanya.

Gesbuk sendiri bertujuan menyebarluaskan semangat berbagai jendela mimpi melalui literasi untuk masyarakat dan memberi manfaat bagi pemustaka dalam menambah wawasan, ilmu pengetahuan, dan informasi.

Gesbuk merupakan program baru dari Dinpusit Kabupaten Temanggung menjawab permintaan dari masyarakat dan masukan dari para pemustaka bahwa banyak masyarakat atau pemustaka yang punya kelebihan buku di rumah, karena buku itu telah selesai dibaca kemudian mau diberikan kepada siapa.

“Oleh karena itu kami melaksanakan program Gesbuk untuk menampung buku-buku yang sudah tidak dibaca lagi oleh masyarakat dan masih bermanfaat, kemudian akan kami bagikan kembali kepada masyarakat melalui perpustakaan desa,” katanya.

Artikel Menarik Lainnya :  17.639 Pekerja Swasta di Temanggung Telah Divaksin Covid-19

Suminar menuturkan Gesbuk diluncurkan bersamaan program Gerakan Layanan Perpustakaan Tanpa Sentuh (Sipatuh) pada 18 Januari 2021.

Menurut dia antusias warga terhadap Gesbuk lumayan bagus, selama kurun waktu tiga bulan terkumpul sekitar 300 eksemplar buku.

“Hari ini sebagain buku sudah kami serahkan kepada juara perpustakaan desa, yaitu Kelurahan Mudal Kecamatan Temanggung dan Desa Purwosari Kecamatan Kranggan,” katanya.

Ia berharap melalui penyaluran Gesbuk ini mudah-mudahan menambah koleksi buku yang dimiliki perpustakaan desa sehingga masyarakat atau pemustaka lebih variatif untuk memilih buku yang ada di perpustakaan desa. (set)