Ganjar : Jangan Mudah Baper, Afif dan Albar Dilantik Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo

Bupati Afif Nurhidayat dan Wakil M Albar menandatangani SK Gubernur.

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO – Pemkab Wonosobo menggelar pelantikan calon Bupati dan Wabup Wonosobo terpilih pilkada 2020. Afif Nurhidayat dan Muhammad Albar resmi dikukuhkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo periode 2021-2026.

Pengambilan sumpah dan janji dipimpin oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo secara serentak digelar secara virtual di pendopo bupati.

Prosesi pelantikan dimulai sejak pukul 07.30 WIB. Pintu gerbang dan akses menuju pendopo kabupaten ditutup total. Hanya tamu undangan yang diperbolehkan masuk. Undangan sendiri dibatasi 25 orang saja.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan jika pemimpin harus banyak hadir ke masyarakat.

Mengutip perkataan Bung Karno bahwa kekuasaan tertinggi adalah milik rakyat. Sudah seharusnya pemimpin mengerti keadaan rakyatnya sendiri.

“Kecepatan informasi menjadi penting. Apalagi saat ini kecanggihan tekhnologi sudah bisa diakses lewat HP. Jika ada masalah segera selesaikan,” ucapnya

Ganjar juga meminta kepada bupati dan wakil bupati yang baru harus bersiap mendengar apapun suara dari rakyat.

“Jangan mudah baper (bawa perasaan), terima semua masukan dan kritik, ” katanya.

Sementara itu, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat mengatakan, sudah cukup lega prosesi pelantikan berjalan dengan baik dan khidmat meski dalam situasi pandemi.

“Sudah lega, ini momentum yang sudah ditunggu-tunggu, ibarat bisul sudah pecah,” katanya.

Menurutnya, sebagai bupati akan langsung bekerja, tidak harus menunggu hari Senin. Mulai saat itu juga ia akan mulai hadir ditengah masyarakat Wonosobo untuk satu periode mendatang. Tak lain katanya, untuk menjawab apa yang telah menjadi kominten bupati dan wakil selama ini.

Baca juga
Dalam Sebulan, Tiga Kali Jalur Dieng Longsor

“Agenda pertama ini saya, pulang rumah di mana saya lahir, di Kecamatan Sukoharjo , ziarah dan jumatan serta ketemu warga serta tokoh di sana,” ucapnya

Artikel Menarik Lainnya :  Hendak Pesta Narkoba di Kebun Teh, Dua Pemuda asal Temanggung Ditangkap Polisi

Sementara itu, Wakil Bupati Muhammad Albar mengaku jika setelah resmi dilantiknya mereka akan mulai menggunakan pendopo kabupaten. Meski tidak membuka open house. Lantaran khawatirannya terhadap pandemi Covid 19 yang masih ada di Wonosobo.

“Jadi bagi masyarakat yang mau bersilaturohim barang satu dua orang kita akan menerimanya. Tapi jangan sampai ada kerumunan,” lanjutnya.

Menurutnya, pendopo bupati akan terbuka untuk kegiatan religi, seperti mujahadah, solawatan, semaan quran dan kegiatan yang lainnya.

“Wonosobo banyak santri, kegiatan religius bisa gunakan pendopo dengan tetap memperhatikan aturan penggunaan,” pungkasnya. (gus)