Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati atau Penjara Seumur Hidup!

Ferdy Sambo disangkakan dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.
Ferdy Sambo disangkakan dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. "Dengan hukuman pidana maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, dan 20 tahun penjara

JAKARTA,MAGELANGEKSPRES.COM – Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yoshua alias Brigadir J di kediamannya pada 8 Juli 2022 lalu.

Ferdy Sambo jadi tersangka usai tim khusus bentukan Kapolri melakukan gelar perkara sejak Selasa pagi.

“Tadi pagi dilaksanakan gelar perkara dan timsus telah memutuskan untuk menetapkan saudara FS sebagai tersangka,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers Selasa malam 9 Agustus 2022.
Sambo diduga melakukan rekayasa seolah telah terjadi baku tembak antar sesama anak buahnya.

“Saya tegaskan tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan. Penembakan terhadap saudara J dilakukan oleh saudara RE (Richard Eliezer) atas perintah saudara FS,” ujar Kapolri.

Atas perbuatannya, Ferdy Sambo disangkakan dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

“Dengan hukuman pidana maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, dan 20 tahun penjara,” ujar Kabareskrim Komjen Agus Andrianto.
Berikut bunyi Isi Pasal 340 KUHP:

Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun.

Pasal 338 KUHP:
Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. (fin)