Enam Warga Kabupaten Magelang Positif Corona

JUMPA PERS. Bupati Zaenal dan Gugus Tugas penanganan Covid 19 Kabupaten Magelang dalam jumpa pers dengan media.
JUMPA PERS. Bupati Zaenal dan Gugus Tugas penanganan Covid 19 Kabupaten Magelang dalam jumpa pers dengan media.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Bupati Magelang, Zaenal Arifin menyampaikan, perkembangan terkini Covid-19. Di kabupaten yang di kelilingi pegunungan ini terdapat 6 orang terkonfirmasi positif covid-19. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 29 orang. Sementara, 11 orang dilaporkan meninggal dunia.

Mereka yang meninggal berstatus PDP dan belum terkonfirmasi Covid-19. Jumlah orang meninggal dunia sebanyak 11 orang dan semuanya masih berstatus PDP. Sementara hasil SWAB mereka belum juga keluar. “Hingga Senin (13/4) pukul 15.00 WIB, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 29 orang, bertambah 1 orang dari sebelumnya 28 orang. Dari keseluruhan data tersebut, sebagian PDP, 26 orang dirawat di 5 rumah sakit. 10 orang di RSU Tidar, 8 orang di RST dr Soedjono,  4 orang di RSUD Muntilan, 3 orang di RSJ, 1 orang di RS di Solo,” ucapnya  dalam konferensi pers di rumah dinas Bupati Magelang, Senin (13/4),

Baca Juga
Pemkot Magelang Anggarkan Rp45 M Tangani Corona

Zaenal menyampaikan, kasus terkonfirmasi covid-19 sejauh ini terdapat enam kasus. Tidak ada penambahan kasus. Dua orang pasien positif juga telah dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan. Adapun warga yang meninggal dimakamkan sesuai protokol kesehatan.

“Meninggal dunia 11 orang sampai dengan saat ini, ke semuanya berstatus PDP dan telah dimakamkan dengan baik. Mereka dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan. Sesuai informasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, hasil SWAB pasien yang meninggal sampai saat ini belum keluar,” tutur Zaenal.

Zaenal dari data menyebutkan, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 234 orang. Jumlahnya mengalami penurunan sebanyak 62 orang lepas pantau dan atau penambahan ODP baru sebanyak 22 orang. Data ODP sebelumnya sebanyak 274 orang.

Berdasarkan data tersebut, baik pasien positif, PDP maupun ODP yang masih berubah, terjadi pengurangan dan penambahan setiap hari.

Adapun untuk anggaran, penanganan Covid-19 untuk saat ini tersedia Rp 44,7 miliar dengan rinician dari Dana Insentif Daerah (DID), sebanyak Rp21,5 miliar dan Rp23,2 miliar. Termasuk memperbesar Kapasitas rumah sakit untuk penanganan Covid-19 ini secara langsung.

“Pemerintah telah menyiapkan rumah sakit penanganan Covid 29, jumlah total 141 tempat tidur dengan rincian RSUD Muntilan sebanyak 26 tempat tidur,  RS Merah Putih 88 tempat tidur, RS Candi Umbul 5 tempat tidur, RS Menoreh Salaman sebanyak 6 tempat tidur, ditambah RS Syubhanul Wathon 10, RS Aisyiah Muntilan 6 tempat tidur,” ungkap Zaenal.(cha)