Empat Pilar Kebangsaan Jaga Indonesia Agar Tetap Satu Kesatuan

Empat Pilar Kebangsaan
SOSIALISASI. Anggota MPR RI KH Muslich Zainal Abidin (ZA) saat memaparkan Empat Pilar Kebangsaan di Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (21/11/2021). (foto:ist)

KABUPATEN MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Keberadaan Empat Pilar Kebangsaan tidak lain untuk menjaga Indonesia agar tetap satu kesatuan. Isinya menguraikan pentingnya menjaga Negara Kesatuan Rebuplik Indonesia (NKRI). Demikian ditandaskan Anggota MPR RI KH Muslich Zainal Abidin (ZA) saat Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (21/11/2021).

“Empat pilar adalah kumpulan nilai-nilai luhur yang harus dipahami oleh seluruh masyarakat,” kata Muslich yang juga merupakan Anggota DPR RI Komisi VIII dari Dapil VI Jawa Tengah di hadapan ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat.

Diterangkan, Empat Pilar Kebangsaan itu yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Pilar-pilar tersebut menjadi panduan dalam kehidupan ketatanegaraan untuk mewujudkan bangsa dan negara yang adil, makmur, sejahtera, dan bermartabat.

Keempat pilar tersebut memiliki kedudukan yang sederajat. Tetapi posisi Pancasila tetap ditempatkan sebagai nilai fundamental berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Dijelaskan, pengamalan nilai-nilai empat pilar diharapkan dapat mengukuhkan jiwa kebangsaan, nasionalisme, dan patriotisme generasi penerus bangsa untuk semakin mencintai dan berkehendak untuk membangun negeri.

“Empat Pilar Kabangsaan juga untuk meningkatkan kesadaran kita tentang kehidupan berbangsa dan bernegara bersama masyarakat. Gotong royong, toleransi hingga kerukunan menjadi nilai-nilainya,” tegasnya.

Dijelaskan, pilar tersebut akan menjadi nilai dan kekuatan bangsa yang tak akan terpisahkan oleh gelombang zaman. Empar Pilar sangat lentur dengan berbagai tuntutan dan tantangan perubahan.

“Maka rawat dan jagalah semuanya sebagaimana kami juga telah mengawalnya dengan berbagai benturan kepentingan yang makin dahsyat,” katanya.

Salah satu peserta sosialisasi, Muhamad Arifin mengaku dapat memahami dan mengerti apa yang disampaikan. Pengetahuan yang didapat tersebut, diupayakan juga akan disampaikan di keluarganya dan lingkungan sekitar tempat tinggal.

Artikel Menarik Lainnya :  Salut! Saking Ketatnya Prokes di Ajang Borobudur Marathon 2021, Menpora pun Ikut Ditanyain Mana Hasil PCR-nya?

“Saya akan berupaya untuk menularkan soal Empat Pilar Kebangsaan di lingkungan terdekat guna menanamkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air yang menjadi modal dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” akunya.

Dalam sosialisasi tersebut menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti memakai masker, cuci tangan hingga jaga jarak. (adv)