Empat Komunitas Relawan Bersih-bersih Mata Air Gending

BESIH MATA AIR. Gabungan relawan dan Komunitas Sepeda Tua Magelang (VOC) dalam kegiatan bersih sumber mata air Gending.

MAGELANGEKSPRES.MERTOYUDAN – Desa Sukorejo dan Relawan gabungan gelar kegiatan bersih-bersih lingkungan Mata Air Gending di Obyek Wisata Ndas Gending Dusun Ganjuran Desa Sukorejo Mertoyudan Magelang, Minggu (11/4/2021).

Kepala Desa Sukorejo, Slamet Widjayani mengatakan, kegiatan bersih-bersih Mata Air Gending tersebut melibatkan empat komunitas relawan yaitu, Garda, KKBM, LPRB Mertoyudan, Granat Rescue dan satu komunitas sepeda tua VOC Magelang.

Kegiatan tersebut sudah digelar rutin setiap tahunnya, sebagai bentuk untuk menjaga kebersihan lingkungan sumber mata air Gending, yang juga dikenal dengan nama Ndas Gending.

“Kegiatan ini sudah dilaksanakan rutin setiap tahunnya, bertujuan menjaga kebersihan sumber mata air Ndas Gending yang juga merupakan obyek wisata. Dan juga termasuk persiapan memasuki Bulan Ramadhan. Ada tiga titik lokasi yang dibersihkan dalam kegiatan ini. Yaitu akses jalan sekitar Mata Air Gendeng, lingkungan pemandian dan aliran Sungai Gending,” ucap Slamet.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Desa Sukorejo, Serda Andi Sigit S, turut melakukan pengawasan protokol kesehatan, dikarenakan masih masa pandemi covid 19.

“Dalam pelaksanaan kegiatan ini  dilaksanakan dengan protokol kesehatan,” terang Serda Andi.

Ketua Velocipede Old Classic (VOC) Komunitas Sepeda Tua Magelang, Arya Seno menuturkan, pihaknya selain melakukan bersih-bersih mata air Gending, juga menggelar ritual jamasan mencuci sepeda tua.

Jamasan digelar dibawah Pohon Beringin mata air Gending dan dilanjutkan di mata air Gending, dengan ritual tradisional.

“Ritual penggambaran padusan menyambut Bulan Ramadhan sebagai wujud syukur kepada Tuhan YME atas alam dan sumber air bersih. Dipilihnya mata air Ndas Gending, karena kami juga mempunyai misi memperkenalkan obyek wisata tersebut kepada masyarakat,” tutur Seno.(cha)

Artikel Menarik Lainnya :  Lupa Matikan Tungku, Rumah Warga Tempuran di Lalap Api