Eko Patrio Minta, Warga Wadas Purworejo Terjamin Perlindungan

BERSAMA. Eko Patrio foto bersama dengan Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Bupati Purworejo Agus Bastian saat mengunjungi rumah dinas Bupati Purworejo, kemarin.(Foto: eko)
BERSAMA. Eko Patrio foto bersama dengan Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Bupati Purworejo Agus Bastian saat mengunjungi rumah dinas Bupati Purworejo, kemarin.(Foto: eko)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Anggota Komisi 6 DPR RI Eko Hendro Purnomo atau yang akrab disapa Eko Patrio turut mengomentari soal kejadian kericuhan di Desa Wadas Kecamatan Bener beberapa waktu lalu. Eko Patrio meminta agar masyarakat di desa yang akan dijadikan lokasi penambangan batuan andesit sebagai material Bendungan Bener itu mendapat jaminan perlindungan dari pemerintah dan aparat.

Hal tersebut diutarakan Eko Patrio saat melakukan safari kebangsaan ke Kabupaten Purworejo bersama dengan Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Sabtu (5/3).

“Yang pertama buat saya masyarakat Wadas harus mendapatkan keamanan, perlindungan dari pemerintah, saya seperti itu. Saya berharap aparat harus juga dalam posisi netral dan harus menjaga marwah, masyarakat tetap mendapat perlindungan berkaitan dengan hak asasi manusianya,” kata Eko Patrio saat mengunjungi pendopo rumah dinas Bupati Purworejo.

Selain mengomentari soal wadas, Eko Patrio juga melihat banyaknya peluang bagi Kabupaten Purworejo untuk bisa menjadi daerah yang maju. Hal itu disampaikannya setelah melihat berbagai pembangunan infrastruktur di Kabupaten Purworejo yang sangat masif dan banyaknya Proyek Strategis Nasional (PSN) di Purworejo.

“Melihat Purworejo ini saya yakin lima tahun kedepan sudah semakin baik dengan ada bandara, infrastruktur juga semakin baik,” katanya.

Sementara itu, Bupati Purworejo, Agus Bastian SE MM menyatakan bahwa pihaknya belum lama ini juga melakukan rapat dengan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko untuk membahas terkait persoalan di Wadas.

“Kemarin saya rapat dengan KSP Moeldoko, ya intinya hanya untuk menjelaskan Wadas, keadaan sesungguhnya dan lain sebagainya,” ungkap Bupati saat menerima kunjungan Eko Patrio dan Zulkifli Hasan.

Bupati menekankan bahwa memang penambangan batuan andesit di Wadas sangat berkaitan dengan PSN Bendung Bener. PSN tersebut juga sangat dibutuhkan untuk kepentingan masyarakat.

“Prinsipnya ya memang itu proyek strategis nasional memang harus diwujudkan, apapun itu untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas,” ungkapnya.

Hingga saat ini, lanjut Bupati, proses pembebasan lahan di Desa Wadas baru pada tahap pengukuran.

“Kemarin kan baru pengukuran, (dari KSP) hanya berharap agar masalah Bendungan Bener ini bisa segera terselesaikan semuanya sehingga pelaksanaannya bisa tepat waktu,” tandasnya. (top)