Dua Hari Jateng di Rumah Saja, Jalanan di Wonosobo Lengang, PPKM Dianggap Sukses

Dua Hari Jateng di Rumah Saja, Jalanan di Wonosobo Lengang, PPKM Dianggap Sukses

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO- Pemkab Wonosobo anggap pelaksanaan program Jateng di Rumah Saja yang digelar selama dua hari berjalan sukses. Hal itu terlihat dari jalanan yang sepi serta minimnya aktivitas masyarakat keluar rumah.

Dalam rangka mendukung program tersebut, tim gabungan satgas covid 19 menggelar sejumlah kegiatan pada 6 hingga 7 februari 2021. Kegiatan tersebut diantaranya penutupan akses ke pusat kota dan alun alun, operasi yustisi, penutupan lokasi wisata pembatasan transportasi dan perdagangan, hingga sosialisasi pengunaan masker.

“Selama dua hari itu, tidak hanya menutup akses ke pusat kota, tapi kita lakukan sosialisasi dan penyemprotan desinfektan,” ungkap Sekda Wonosobo, One Andang Wardoyo.

Menurutnya, dari monitoring yang dilakukan pada hari pertama pelaksanaan PPKM, dianggap cukup efektif, mampu membatasi pergerakan masyarakat.

“Untuk perdagangan kebutuhan pokok tetap jalan. Sedangkan jalanan sepi karena penutupan akses ke kota dan wisata,” ujarnya.

Pihaknya mengaku belum bisa memberikan penilaian secara menyeluruh terhadap PPKM di Wonosobo, Namun dalam pelaksanaan sudah cukup baik.

Baca Juga
Petugas Gabungan Gelar Operasi Prokes di Perbatasan Jateng-DIY, 24 Orang Terjaring

Sementara itu, Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat selaku Satgas Covid 19 Kabupaten Wonosobo mengambil apel bersama dalam rangka mengawal Surat Edaran Gubernur No 44.3.5/000/933 tanggal 2 Februari 2021 tentang Peningkatan Kesipilinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan pada Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat (PPKM) tahan II di Jawa Tengah.

“Semua orang untuk bergerak bersama – sama mengajak masyarakat agar disiplin mematuhi protokol kesehatan dimanapun kita berada. Khususnya saat keluar rumah atau ditempat fasilitas umum,” katanya.

Menurutnya, Wonosobo masih zona kuning, akan tetapi rumah sakit masih penuh dengan pasien. Masyarakat perlu terus diajak untuk bersama sama mematuhi protokol kesehatan secara disiplin. Dan juga sosialisasi tidak harus dengan sekala besar seperti ini akan tetapi bisa juga sendiri – sendiri.

Artikel Menarik Lainnya :  Saluran Irigasi Longsor, 5 Hektar Lahan Padi di Wonosobo Terancam Kekeringan

Kapolres Wonosobo, AKBP Ganang Nugroho Widhi mengemukakan, pihaknya menurunkan sejumlah personil bergabung dalam satgas covid 19 menyuseskan program Jateng di Rumah Saja.

“Sesuai anjuran dari propinsi untuk bersama – sama menggalakkan kembali kegiatan yang mengarah penertiban protokol kesehatan,” ucapnya.

Menurutnya dari pantauan yang dilakukan di sejumlah titik pada saat pelaksanaan PPKM, sebagian masyrakat mematuhi anjuran tidak keluar rumah dan membatasi kegiatan berkerumun.

“Tadi siang telah dilaksanakan pemantauan tempat wisata yang ada di Wonosobo, semua ditutup. Ini sebagai upaya mengurangi aktivitas orang keluar rumah,” katanya.

Selain itu penyemprotan desinfektan juga dilakukan di sejumlah lokasi sepert pasar tradisional di semua kecamatan.

“Masyarakat untuk ikut berperan aktif membantu pencegahan penularan virus dengan banyak cara. Paling mudah ikuti protokol kesehatan,” pungkasnya. (gus)

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun