Dua Bus Adu Banteng di Jembatan Bagelen Purworejo, Sopir Murni Jaya Tewas di Tempat Terjepit Kabin

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM Kecelakaan antara dua bus di Jalan Purworejo-Jogjakarta tepatnya di sebelah tikungan jembatan Ngandul Bagelen Purworejo, Kamis (21/4) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Akibat kejadian tersebut satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Selain itu, evakuasi bangkai bus yang menutup jalan nasional tersebut membuat kemacetan yang cukup panjang karena proses evakuasi membutuhkan waktu cukup lama.

Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan tersebut melibatkan dua unit bus, yakni Bus Murni Jaya dengan nomer polisi A 7790 KL dengan Bus PO Efisiensi bernomer polisi AA 7023 OD.

Kecelakaan tersebut bermula saat Bus Murni Jaya yang dikemudikan Slamet Heru Subagiyo (50) warga Desa Purwodadi RT 4 RW 2 Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo melaju dari arah timur (Jogjakarta) dengan kecepatan cukup tinggi. Sesampai di lokasi kejadian, sang sopir berupaya untuk mendahului kendaraan truk yang melaju di depannya.

Nahas, dari arah berlawanan melaju Bus Efisiensi yang dikemudikan Rudi Respendi (40) warga Kabupaten Brebes yang juga baru saja mendahului mobil minibus. Diduga akibat kecepatan yang cukup tinggi dan jarak yang sudah sangat dekat itu menyebabkan kecelakaan adu banteng antar kedua bus jurusan lintas provinsi itu tak dapat dihindari.

“Kejadian tersebut membuat bagian depan kedua mobil ringsek parah. Bahkan sopir Bus Murni Jaya, Slamet Heru Subagiyo tergencet di kabin hingga meninggal dunia di lokasi kejadian,” terang Kasatpol PP dan Damkar, Hariyono yang juga menerjunkan tim Damkar untuk turut serta membantu evakuasi.

Sementara untuk sopir Bus Efisiensi terluka parah dan mengalami patah tulang tangan kiri dan kaki kanan serta kaki kiri. Sedangkan satu orang penumpang Bus Murni Jaya mengalami luka ringan dan para korban dilarikan ke rumah sakit.

“Kondisi jalan sempat macet cukup panjang baik dari arah Jogja maupun Purworejo karena proses evakuasi membutuhkan waktu cukup lama. Kami menerjunkan tim Damkar bersama-sama juga dengan tim dari Basarnas dan juga aparat kepolisian, relawan serta warga sekitar membantu melakukan evakuasi di TKP,” katanya. (luk)