DPRD Kabupaten Purworejo Melakukan Rotasi AKD, Fraksi Demokrat Kehilangan Kursi Ketua Komisi

PARIPURNA. DPRD Kabupaten Purworejo saat menggelar rapat paripurna internal dengan agenda rotasi AKD. (foto : lukman hakim/purworejo ekspres)
PARIPURNA. DPRD Kabupaten Purworejo saat menggelar rapat paripurna internal dengan agenda rotasi AKD. (foto : lukman hakim/purworejo ekspres)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM Fraksi Demokrat kehilangan kursi ketua Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo yang sebelumnya diduduki oleh Sekar Ati Argorini. Penggantinya adalah anggota Fraksi NasDem, Eko Januar Susanto.

Perubahan formasi juga terjadi di komisi yang lain. Hal tersebut terjadi saat DPRD Kabupaten Purworejo melakukan rotasi pada Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Rotasi AKD melalui Rapat Paripurna internal di gedung DPRD Purworejo, kemarin sore.

Fraksi PDIP terlihat mendominasi, sedangkan Fraksi Demokrat kehilangan tempat pada posisi pimpinan AKD. Selain Sekar Ati yang tergeser dari kursi ketua komisi, Fraksi Demokrat juga kehilangan kursi di pimpinan Komisi IV, yakni posisi sekretaris yang sebelumnya dijabat oleh Rujiyanto. Fraksi Demokrat kini hanya menyisakan satu orang yang menjadi pimpinan AKD yakni Yudha Ari Gunawan sebagai sekertaris komisi.

Lain halnya dengan PDI Perjuangan. Fraksi partai moncong putih sukses mendominasi kursi di pimpinan AKD. Jajaran anggota dari Fraksi PDIP bertengger pada pimpinan AKD seperti, Luhur Tri Endro Sadewo, Tunaryo, Subeno, Jaka Hartana dan Hendrikus Karel.

Pergeseran anggota komisi tersebut telah melalui mekanisme pemilihan atau musyawarah masing-masing fraksi. Sedangkan perubahan pimpinan AKD tersebut berdasarkan pemilihan dan musyawarah dari masing-masing anggota komisi.

Ketua DPRD Purworejo, Dion Agasi Setiabudi mengemukakan, sesuai dengan Tata Tertib (Tatib) DPRD Nomor 1 Tahun 2019 bahwa AKD beserta pimpinan memiliki masa jabatan yakni selama 2 tahun 6 bulan.

“Begitu juga dengan alat kelengkapan yang lain, jadi kalau diruntut secara waktu, ini sudah dilampaui, jadi masing -masing fraksi berhak untuk mengusulkan pergeseran anggota-anggota fraksinya,” kata Dion usai Rapat Paripurna.

Pergeseran AKD tersebut, lanjutnya, lalu juga diikuti juga dengan perubahan pimpinan AKD melalui mekanisme baik itu musyawarah atau pemilihan di masing-masing alat kelengkapan yaitu Komisi I, II, III, IV, Badan Kehormatan dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda). “Sedangkan untuk Badan Anggaran dan Badan Musyawarah sifatnya adalah ex officio pimpinan DPRD,” katanya.

Komisi I, kata Dion, ada pergeseran untuk untuk Ketua Komisi I yang semula dijabat Tursiyati, kini digantikan Luhur Tri Endro Sadewo. Kemudian Wakil Ketua tetap Budi Sunaryo dengan sekertaris Muharomah.
“Komisi II tetap tidak ada perubahan, Ketua Tunaryo, Wakil Ketua Rohman dan Sekertaris Yudha Ari Gunawan,” sebutnya.

Komisi III, lanjut Dion, juga ada perubahan yaitu Ketua sekarang dijabat Eko Januar Susanto, Wakil KetuanAjeng Dewi serta Sekertaris Subeno. Pada komisi ini juga ada pergeseran anggota komisi pada fraksi PDIP, Luhur Pambudi yang semula anggota Komisi I bergeser menjadi anggota Komisi III, bergantian dengan Luhur Tri Endro Sadewo yang kini menjadi Ketua Komisi 1.

“Komisi IV ada perubahan pada sekertaris yang semula Rujiyanto diganti Reko Budiyono, Ketua Masih Rani Sumadyaningrum, Wakil Ketua Muhamad Abdullah. Untuk Bapemperda, ada pergeseran karena penugasan fraksi, Prabowo yang semula Wakil Ketua Bapemperda ini untuk fokus di Badan Anggaran, sehingga digantikan oleh Jaka Hartana, sedangkan Ketua (Bapemperda) tetap Nurul Komariyah,” terangnya.Sedangkan Badan Kehormatan, ucap Dion, Ketua masih tetap yakni Hendrikus Karel, Wakil Ketua Heru Kusuma, Anggota Rujiyanto, M Abdullah, dan Eko Susilo. Dion juga memastikan bahwa dengan adanya rotasi ini situasi pada tubuh DPRD Purworejo tetap Kondusif. Karena pemilihan ini sudah diserahkan pada masing-masing komisi, jadi setiap alat kelengkapan itu dipilih dari dan oleh anggota komisi.

“Dan masa jabatan 2,5 tahun ini memang sudah saatnya ada pergantian, maupun penetapan kembali. Tadi setiap komisi sudah melakukan rapat dan hasilnya seperti tadi yang sata katakan. Tentu harapannya kita harus mengesampingkan kepentingan Parpol atau kelompok, lalu juga bagaimana profesionalitas kedepan supaya kinerja dari DPRD ini bisa meningkat,” pungkasnya. (luk)