DLH Wonosobo Dalami Kasus Pembuangan Sampah ke Sungai

MONITOR. Kepala Dinas LH, Widhi Purwanto, melakukan monitoring lokasi pembuangan sampah di Jembatan Kali Sejadi, Kemiri Mojotengah.
MONITOR. Kepala Dinas LH, Widhi Purwanto, melakukan monitoring lokasi pembuangan sampah di Jembatan Kali Sejadi, Kemiri Mojotengah.

MAGELANGEKSPRES.COM, WONOSOBO – Pemkab melalui Dinas Lingkungan hidup menyayangkan pembuangan sampah ke sungai dari jembatan sejadi yang berada di perbatasan Kecamatan Wonosobo dan Kecamatan Mojotengah. Kasus tersebut sedang didalami.

“Kami prihatin dan sedang melakukan penyelidikan bersama dengan pihak polsek setempat, terkait pembuangan sampah ke sungai tersebut,” ungkap Kepala Dinas LH, Widhi Purwanto, kemarin di sela monitoring sungai jembatan kali sejadi, Kemiri Mojotengah.

Menurutnya, pembuangan sampah dalam jumlah besar ke sungai, selain melanggar peraturan, juga akan merusak ekosistem sungai, termasuk biota yang ada di dalamnya. Padahal sungai tersebut juga akan mengalir ke sungai serayu yang mengalir hingga Kabupaten Cilacap.

“Kalau masih mentradisikan membuang sampah ke sungai, tidak hanya merusak lingkungan sendiri, tapi juga kabupaten lain yang dilalui Sungai Serayu,” ucapnya.

Pihaknya mengaku bahwa, pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi sampah agar tidak dibuang secara sembarangan, diantaranya menyediakan infrastruktur tempat sampah, menyiapkan TPA, membentuk bank sampah dan melakukan edukasi pentingnya pengelolaan sampah.

“Sampah ini akan terus diproduksi, maka ya harus disikapi. Kalau tidak diskapi, dengan pengelolaan ya akan menumpuk terus dan menjadi masalah,” ucapnya.

Berkaitan dengan pembuangan sampah ke sungai yang viral di media sosial itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan polsek dan sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Jika itu dilakukan oleh korporasi atau pelaku usaha, maka izin kemungkinan akan dicabut.

“Akan kita selidiki itu, jika pelaku merupakan korporasi atau pelaku usaha, maka kita akan dalami. Kemungkinan izin amdal bisa dicabut. Jika perorangan atau rumah tangga akan ada pembinaan sesuai dengan aturan yang berlaku,” terangnya.

Sebuah video viral di media sosial, memperlihatkan dua orang pria sedang membuang sampah ke sungai di Jalan Raya Wonosobo-Kalibeber. Dalam video tersebut, terlihat dua orang pria yang menggunakan kaos berwarna merah muda dan abu-abu melempar sampah dari mobil bak terbuka yang berada di pinggir jembatan ke sungai di perbatasan Kecamatan Wonosobo dan Mojotengah. Aksi tersebut berhasil terekam oleh seseorang yang berada tak jauh dilokasi kejadian.

Artikel Menarik Lainnya :  Hindari Longsor Susulan, Warga Diminta Waspada

Peristiwa itu terjadi di sebuah jembatan, di lokasi lalu lintas di sepanjang jalan tersebut cukup ramai kendaraan yang berlalu lalang. Namun, dua pria tersebut terlihat tak ragu-ragu membuang sejumlah sampah seperti potongan, plafon, triplek dan plastik dan  ke sungai yang berada di bawah jembatan meski banyak dilihat oleh pengendara yang melintas.

Walaupun tindakan dua orang tersebut tidak dibenarkan, namun tak ada warga maupun pengendara yang terlihat di dalam video tersebut yang menegur. Seusai diunggah, aksi dua pria tersebut sontak menuai kecaman dari warganet. Warganet banyak yang menyayangkan aksi buang sampah di sungai yang dilakukan dua pria tersebut. (gus)