d’JeLiPat SMKN 3 Magelang Tampil di Jogja Muslim Fashion Parade 2022

FASHIONSHOW. Foto bersama desainer SMKN 3 Magelang dengan para model di panggung. (foto: dokumen smkn 3 magelang)
FASHIONSHOW. Foto bersama desainer SMKN 3 Magelang dengan para model di panggung. (foto: dokumen smkn 3 magelang)

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – SMK Negeri 3 Magelang tampil dalam ajang fashion bergengsi ”Jogja Muslim Fashion Parade” tahun 2022, Sabtu (9/4/2022) di Sleman City Hall.

Jogja Muslim Fashion Parade mempunyai tujuan untuk penguatan branding dan desainer busana / fashion dalam masa pandemi Covid-19.

SMK Negeri 3 Magelang bergabung dengan para desainer ternama dengan berkreasi untuk menciptakan suatu busana yang menampilkan produk unggulan Tata Busana d’JeLiPat. Jogja Muslim Fashion Parade tahun ini menampilkan beberapa desainer ternama, professional dan berpengalaman di dunia fashion dari Jogjakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan sekitarnya bahkan dari luar Jawa.

Dalam kegiatan ini, desiner yang mewakili SMK Negeri 3 Magelang adalah Afinda Nur Hidayah, Fitria Sulistyaningrum, Iin Ristiningsih, Nurrahmah, Putri Wulandari dan Sabrina Oktavia Wisnumurti.

Mereka merupakan siswa kelas XII Busana 1 Program Keahlian Tata Busana SMK Negeri 3 Magelang. Keenam siswa tersebut menampilkan busana muslim dengan tema “BOHEMIAN STYLE ”. Busana ini terinspirasi dari gaya hidup yang menerapkan cara dan gaya nonkonvensional, dari cara berpakaian orang zaman dahulu yang memadukan beberapa pernik vintage di dalamnya dengan cara dan gaya nonkonvensional, sehingga  terciptalah busana dengan tema Bohemian Style .

Gaya busana yang memadukan unsur hippie, etnic, dan vintage dengan menjunjung nilai-nilai keberagaman nusantara. Dengan memadukan warna merah bata, cokelat kemerahan, cokelat, orange kecokelatan, hijau, kuning kehijauan yang terkesan damai, bebas, dan dekat dengan alam sehingga memunculkan ide untuk membuat busana dengan suasana exotic dramatic.

Material utama mengangkat produk kearifan lokal berupa kain tenun polos berwarna hijau dan merah, lurik hitam bergaris dan kain brand d’JeLiPat, yang merupakan kain produk unggulan program keahlian tata busana SMK Negeri 3 Magelang.

d’JeLiPat mempunyai arti : d’ = Perlakuan (dalam bahasa Jawa) Je = Jelujur , Li = Lipat  , Pat = Mampat. Kain d’JeLiPat menggunakan pewarnaan sintetis berupa naptol.

Koleksi busana dengan segmen pasar wanita dewasa muda. Out Fit terdiri dari tiga bagian busana yaitu kemeja, rok sarung dan outer yang dilengkapi dengan aksesories Hoody, Topi Baret dan Obi memberikan tampilan semakin terlihat stylist dan menawan.

Penggunaan bahan katun toyobo, tenun polos, lurik dan kain d’JeLiPat memberikan kenyamanan bagi pemakainya.

Kepala SMK Negeri 3 Magelang Mila Yustiana SPd MMPar mengatakan, bahwa kegiatan fashion show ini  merupakan ajang untuk menunjukkan kemampuan siswa dalam kompetensi fashion/busana. Selain itu untuk melatih siswa mempresentasikan apa yang telah diperolehnya dalam kegiatan pembelajaran agar siswa lebih percaya diri serta yakin produknya bisa diterima masyarakat. Di samping itu juga sebagai media promosi produknya.

“Insya Allah sekolah akan terus aktif mengikuti kegiatan fashion show. Kami bangga terhadap karya siswa dan memberikan support untuk bisa ikut event yang lebih tinggi lagi. Target selanjutnya adalah INDONESIA FASHION WEEK,“ ujarnya.

Owner Butik Chrisantium Magelang, Tatok Prihasmanto SSos yang kebetulan ikut menyaksikan secara langsung fashion show ini, mengapresiasi bahwa karya-karya yang ditampilkan siswa SMKN 3 Magelang sudah bagus, rapi dan terkonsep.

:Untuk sebuah fashion show perlu dipikirkan lagi dalam membuat konsep busana yang terlihat rumit tapi mudah dipakai,” tambahnya.

Risma Wakhidatun Solekhah SPd selaku guru pembimbing sangat senang melihat antusias siswa dari awal sampai akhir proses pembuatan busana ini walaupun pada saat mereka bersekolah mengalami masa pandemi.

”Jangan pernah merasa puas dengan hasil yang sudah dicapai, terus belajar untuk lebih baik dalam berkarya,” katanya. (ning)