Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga di Temanggung Tertimpa Pohon Pete

Pohon pete roboh
ROBOH.  Pohon pete roboh menimpa rumah milik warga di Desa Ngadisepi, 

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Satu rumah milik warga di Dusun Ngadisepi Kecamatan Gemawang rusak akibat tertimpa pohon pete, kemarin petang. Tidak ada korban jiwa dalan kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Pohon pete di belakang rumah milik Mat Sapi’i ambruk setelah diterjang angin kencang usai hujan mengguyur desa yang berada diujung utara Kabupaten Temanggung ini.

“Saat itu hujan sangat deras sekali, tapi hanya berlangsung kurang lebih tiga puluh menit. Setelah itu angin datang dan merobohkan pohon pete di belakang rumah pak Pi’i,” ungkap Jufri (34) warga setempat.

Ia mengaku sangat terkejut saat pohon pete tersebut ambruk, sebab suara yang ditimbulkan cukup keras. Warga berlarian keluar rumah untuk memasikan sumber suara itu.

Baca Juga
Pemkab Magelang Dapat Penghargaan Opini WTP dari Kanwil DJPK Jawa Tengah

“Saat dilihat ternyata pohon pete yang ambruk dan menimpa sebagian rumah pak Pi’i,” katanya.

Beruntung saat pohon pete ambruk tidak ada satupun keluarga yang berada di belakang rumah, sehingga tidak ada korban jiwa.

“Keluarga korban ada tiga orang yang tinggal di rumah itu, mereka semua selamat dan saat ini terpaksa mengungsi di rumah sanak saudaranya,” terang Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung, Gito Walngadi.

Dikatakan, berdasarkan keterangan dan informasi yang berhasil dihimpun dari sekitar lokasi bencana alam itu, pohon pete ambruk setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut.

“Tidak hanya hujan biasa, hujan yang mengguyur desa itu disertai dengan angin kencang,” terangnya.

Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian yang cukup banyak, sebab atap belakang rumah rusak parah. Selain itu beberapa bagian atap di atas dapur dan kamar mandi juga mengalami kerusakan yang cukup serius.

Baca Juga
Bentuk Tim Pora di Purworejo, Kemenkumham Kanwil Jateng Perketat Pengawasan Orang Asing

“Kurang lebih Rp10 juta, kalau yang lainnya masih dihitung,” katanya.

Warga sekitar dibantu anggota SAR BPBD, Kodim 0706 serta Polres Temanggung melakukan pembersihan terhadap rumah tersebut. Bantuan berupa logistik juga sudah diberikan untuk membantu konsumsi saat membenahi dan gotong royong.

“Bantuan sudah langsung diberikan, jiwa sosial di desa itu cukup tinggi,” katanya. (set)