Dishub Tambah 3 Jalur Sepeda Baru

Dishub Tambah 3 Jalur Sepeda Baru

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG SELATAN – Sukses membuat jalur sepeda di 9 ruas jalan protokol, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang berencana menambah 3 jalur lagi di tahun 2021. Ketiga jalan tersebut antara lain, Jalan Ikhlas, tambahan Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Letjend Soeprapto.

Kepala Dishub Kota Magelang, Chandra Wijatmiko Ady mengatakan, pihaknya telah mengirim proposal tambahan marka jalur khusus sepeda ke Kementerian Perhuubungan (Kemhub) RI. Nilainya sekitar Rp800 juta.

“Di Jalan Jenderal Sudirman ini kita sambungkan dengan jalur yang sudah ada sebelumnya sampai ke selatan hingga persimpangan Trio. Jadi, jalurnya hanya satu sisi di sebelah kiri dari arah utara,” kata Chandra, Rabu (17/2).

Ia menjelaskan, jalur khusus di Jalan Ikhlas akan dibangun di sepanjang jalan itu dari mulai Tugu Paku Tidar sampai Tugu Adipura. Namun, karena ada usulan dari masyarakat agar dibuat juga jalur di Jalan Letjend Soeprapto, pihaknya pun menyematkan dalam proposal.

“Pada saat rapat di kantor, ada usulan dari komunitas pesepeda agar ada juga jalur di Jalan Soeprapto dari kawasan Pasar Sidomukti sampai depan SMIP Wiyasa. Namun, masih dipertimbangkan apakah lewatnya Pasar Sidomukti atau lewat kantor Pegadaian,” terangnya.

Ia menuturkan, sebelum mengirimkan proposal pengajuan tambahan jalur ini, pihaknya mengundang sejumlah pihak untuk merapatkan hal tersebut. Di antaranya Satpol PP, Bappeda, DPU, DLH, dan tiga komunitas pesepeda.

Baca Juga
Sigit Widyonindito ke Semarang, Windarti Tetap di Nambangan

“Kita ingin masukan dari pihak-pihak terkait soal penambahan jalur khusus sepeda ini. Masukan ini penting untuk kita mengajukan proposal ke Kemenhub. Proposal sudah kami kirimkan dengan nilai proyek sekitar Rp800 juta, semoga dapat diterima dan bisa terealisasi di tahun 2021 ini,” jelasnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Lupa Matikan Tungku, Rumah Warga Tempuran di Lalap Api

Tidak hanya marka jalur, kata Candra, pihaknya juga menyertakan dalam proposal itu parkir portabel untuk ditempatkan di sejumlah titik. Di antaranya Alun-alun sebanyak 4 unit, Taman Trunan 2 unit, Taman Badaan 2 unit, dan Taman Ahmad Yani 2 unit.

“Untuk rambu petunjuk belum kita masukkan ke dalam proposal. Tahun 2020 lalu, rambu petunjuk kita belanjakan dengan APBD sebanyak 18 buah,” tuturnya.

Terpisah, Koordinator Komunitas Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti), Bagus Priyana mengaku, pihaknya mendukung adanya jalur khusus sepeda ini. Hal ini dinilai dapat membuat nyaman pegowes saat melintas di jalan raya.

“Kami sangat mendukung adanya jalur sepeda. Termasuk mendukung jalur khusus sepeda di ruas Jalan Yos Sudarso apabila dipindah di sebelah kiri dari kondisi saat ini di sebelah kanan. Kami akan terus perjuangkan agar jalur di ruas jalan itu dipindahkan posisinya,” jelasnya. (wid)