Diresmikan, Forum Komunikasi Musik Akustik di Purworejo ini Mampu Hidupkan Kuliner Kutoarjo

MUSIK AKUSTIK. Ketua DKP tampil bersama sejumlah musisi grup musik akustik saat peresmian FKMAK di kawasan Kuliner Kuatoarjo, kemarin.(Foto: eko)
MUSIK AKUSTIK. Ketua DKP tampil bersama sejumlah musisi grup musik akustik saat peresmian FKMAK di kawasan Kuliner Kuatoarjo, kemarin.(Foto: eko)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Sejumlah grup musik akustik di wilayah Kecamatan Kutoarjo menyatu dan sepakat membentuk wadah bernama Forum Komunikasi Musik Akustik Kutoarjo (FKMAK). Keberadaan forum yang digagas oleh Forum UMKM Kabupaten Purworejo tersebut diharapkan dapat turut meramaikan lokasi Shelter Kuliner Kutoarjo selama Ramadan hingga Idul Fitri sekaligus mengenalkan produk-produk UMKM khas Kutoarjo.

Launching dan peresmian FKMAK secara simbolis dilakukan oleh Ketua Dewan Kesenian Purworejo (DKP), Slamet Anom Susilo, bersamaan dengan even live musik akustik di kawasan Kuliner Kuatoarjo, sabtu (9/4) sore. Dalam kesempatan itu, Ketua DKP yang hadir bersama Ketua Harian, Agus Pramono, juga turut berbaur dengan sejumlah musisi dan melantunkan sederetan judul lagu yang sedang populer.

“Kuliner Kutoarjo ini merupakan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah bagi masyarakat. Mari kita rawat, kita ramaikan bareng-bareng, baik melalui musik akustik atau seni lain, demi meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Anom.

Lebih lanjut Anom mengapresiasi adanya kolaborasi antara Forum UMKM dan FKMAK dalam upaya memajukan UMKM di wilayah Kecamatan Kutoarjo lewat kesenian. Namun, pihaknya juga berpesan agar forum yang telah terbentuk tidak hanya aktif selama Ramadan atau Idul Fitri. Eksistensi FKMAK perlu dilanjutkan dengan kreativitas lain yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat di berbagai wilayah.

“Teman-teman juga harus terus berinovasi, baik terkait konsep even maupun sajian musik akustik agar dapat diterima masyarakat,” tandasnya.

Andy Setyawan, Koordinator Pemasaran dan Inovasi Forum UMKM Kabupaten Purworejo sebagai salah satu penggagas FKMAK, menyebut FKMAK diketuai oleh Prasetyo alias Tio Terban dari grup musik akustik Abang Ireng. Anggotanya terdiri atas sejumlah grup musik akustik yang didominasi kalangan muda.

“Kita melihat selama ini banyak cafe yang menggunakan jasa grup musik akustik untuk menarik minat pengunjung dan itu cukup berhasil. Nah, berangkat dari situ kita lalu punya ide untuk menyatukan sejumlah grup untuk meramaikan Kuliner Kutoarjo, mereka kita fasilitasi untuk tampil secara terjadwal atau bergantian,” sebutnya.

Berdasarkan izin yang dikeluarkan oleh Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo, FKMAK akan tampil meramaikan Kuliner Kutoarjo setiap waktu menjelang buka puasa pada hari Sabtu dan Minggu hingga masa libur lebaran mendatang. Namun, melihat tingginya animo masyarakat, tidak menutup kemungkinan FKMAK juga akan turut berpartisipasi dalam sejumlah even lain yang berkaitan dengan UMKM dan Kuliner.

“Rencana kita juga akan hidupkan even dengan menghadirkan hasil kerajinan Kutoarjo. Forum UMKM juga punya agenda rutin dua kali dalam sebulan yang difasilitasi Dinas KUKMP, yakni Festival Kuniner Basah, mungkin kita masuk ke situ nanti,” jelasnya.

Lebih lanjut Andy menyampaikan bahwa jumlah pelaku UMKM di wilayah Kecamatan kutoarjo cukup banyak, mencapai lebih dari 100. Keberadaan mereka harus terus didukung agar mampu bangkit dan berkembang, khususnya pada masa-masa sulit akibat pandemi Covid-19 saat ini.

“Forum UMKM terus berupaya menciptakan terobosan-terobosan, tetapi tetap butuh dukungan dari semua pihak,” tandasnya. (top)