Dilantik, HPI Purworejo Disambut Banyak PR

Dilantik, HPI Purworejo Disambut Banyak PR
PELANTIKAN. Pengurus DPC HPI Purworejo 2019-2024 menjalani pelantikan di Aula Hotel Ganesha Purworejo,

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Pengurus DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Purworejo periode tahun 2019-2024 menjalani pelantikan di Aula Hotel Ganesha Purworejo, Minggu (24/11) malam. Pasca dilantik, banyak pekerjaan rumah (PR) menyambut HPI dan harus segera dikerjakan untuk mengangkat Purworejo agar  terlihat dalam peta wisata Indonesia.

Ketua DPC HPI terlantik, Arum Sri Setyoningtyas, bersama jajaran pengurus secara resmi dilantik oleh Ketua DPD HPI Jawa Tengah R Pandu Setyabrata.

“Terus terang kita memiliki banyak PR. Bagaimana membuat desa wisata itu siap untuk dijual,” kata Arum usai pelantikan.

Baca Juga
Pengendara Motor di Magelang Ditemukan Tewas Hanyut di Sungai Manggis

Diungkapkan, HPI telah mendapat dukungan dari dari sejumlah pihak, khususnya Badan  Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk membuat paket wisata. Namun, tidak semua tempat wisata dapat masuk dalam paket wisata. Hanya tempat wisata yang sudah benar-benar siap yang akan dimasukkan dan dijual kepada wisatawan, baik dalam negeri maupun mancanegara.

“Kita memiliki banyak desa wisata ya, tapi masih rintisan. Kita ingin ada satu tempat saja yang benar-benar dijadikan ikon,” ungkapnya.

Menurutnya, pembuatan paket dengan penonjolan ikon itu bukan berarti akan mematikan desa wisata yang lain. Sebaliknya, justra akan menjadi pendongrak bagi desa wisata lain untuk terus berbenah dan dikembangkan lebih baik lagi.

Kabupaten Purworejo, lanjut Arum, memiliki banyak destinasi wisata menarik. Sayangnya, masih ada beberapa kelemahan yang harus dibenahi. Selama ini dia melihat peran hotel dan restoran di Kabupaten Purworejo belum membuka diri. Pihaknya sendiri kesulitan untuk melakukan mediasi dan hotel maupun resto tidak memiliki paket wisata yang akan dijual.

Baca Juga
Alun-alun Kota Magelang Dilengkapi Taman Bermain Anak

“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, selama ini sudah sejauh mana sih teman-teman dari hotel dan restoran itu pola pembinaannya. Kalau belum ada, HPI yang turun melakukan serangkaian pelatihan,” tandasnya.

Dari paket yang akan disusun, Arum menyebut bahwa itu akan siap dipasarkan mulai awal 2020 atau seiring sampainya tahun kunjungan wisata Purworejo 2020. Dalam menjual paket wisata itu, pihaknya tidak akan berjalan sendiri. Setidaknya terjalinnya hubungan dengan seluruh HPI di Jawa Tengah dan DIJ akan membuka jalan bagi peningkatan kunjungan wisatawan di Kabupaten Purworejo.

Ketua DPD HPI Jawa Tengah R Pandu Satyabrata menyebut bahwa Purworejo menjadi kabupaten/kota ke-23 yang sudah memiliki HPI. Pihaknya meminta agar pengurus HPI Purworejo bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten untuk memajukan wisata.

Pihaknya juga memberikan apresiasi dimana Purworejo berani menggelar uji komptensi sencara mandiri. Ini juga diikuti peserta dari berbagai kota di Pulau Jawa.

“Pemandu wisata atau pramuwisata yang sudah berlisensi harus bekerja melayani wisatawan sesuai standar yang sudah ditetapkan. Dari 19 orang pengurusnya, 12 orang sudah berlisensi dan enam yang belum akan segera mengikuti uji komptenensi,” sebutnya,

Baca Juga
54 Santriwati Ponpes Miftakhu Rosyidin di Temanggung Keracunan Makanan

Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Pram Prasetya Achmad yang hadir mewakili Bupati Purworejo Agus Bastian melihat bahwa Purworejo menjadi sebuah kota yang sarat budaya. Hal itu menjadi kekuatan tersendiri yang akan melengkapi kekayaan pesona alam Purworejo.

“Jika digali lebih mendalam dan informasi yang ada itu pas, saya yakin, wisata budaya juga bisa menjadi sebuah kekuatan pariwisata di Purworejo ini,” tegasnya. (top)