Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Dieng Ludes Menjadi Abu

PERISTIWA. Kebakaran hebat terjadi di pemukiman dataran tinggi Dieng. Satu unit rumah milik Budiono Yuli (45) , warga rt 03/ rw 01 Dieng Wetan Kecamatan Kejajar , habis dilalap Sijago Merah kemarin
PERISTIWA. Kebakaran hebat terjadi di pemukiman dataran tinggi Dieng. Satu unit rumah milik Budiono Yuli (45) , warga rt 03/ rw 01 Dieng Wetan Kecamatan Kejajar , habis dilalap Sijago Merah kemarin

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM – Kebakaran hebat terjadi di pemukiman dataran tinggi Dieng. Satu unit rumah milik Budiono Yuli (45) , warga RT 03/ RW 01 Dieng Wetan Kecamatan Kejajar habis dilalap sijago merah kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Kejadian tengah malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Rumah warga Dieng Wetan atas nama Budiono, tidak ada korban jiwa, tapi seluruh bagian rumah nyaris habis,” ungkap kepala BPBD Wonosobo Zulfa Ahsan Alim Kurniawan, kemarin.

Menurutnya, kronologi kejadian  berawal dari  keluarga korban sudah tertidur semua, namun tiba-tiba sekitar pukul 23.00 WIB, istri korban mendengar suara aneh disertai gemeretak barang terbakar.

“Ketika istri korban bangun dan melihat ruang tamu, ternyata api sudah membesar. Kemudian seluruh isi rumah berhamburan keluar, serta menyelamatkan barang semampunya,” katanya.

Mendengar situasi tersebut tetangga korban kemudian berdatangan membantu memadamkan api. Namun, upaya yang dilakukan mengalami kesulitan lantaran jauh dari sumber air serta api telah menyebar ke hampir separuh lebih badan rumah.

“Warga setempat sudah berupaya membantu, tapi api semakin membesar. Kemudian dilakukan pengendalian agar tidak menjalar ke rumah yang lain, kemungkinan api timbul karena konsleting listrik,” katanya.

Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 00.15 WIB, korban beserta keluarga diungsikan ke rumah kerabat terdekat. Sedangkan warga Dieng Wetan langsung melakukan gotong royong  bersih bersih material yang sudah hangus.

“Untuk sementara keluarga korban dievakuasi ke rumah kerabat terdekat. Warga sudah diimbau oleh pemerintah desa dieng untuk langsung melakukan pembersihan puing-puing sisa kebakaran,” ucapnya.

Pihaknya juga mengaku telah melakukan asesmen, pemadaman manual, koordinasi dengan pihak -pihak terkait serta menyusun laporan dan berita acara terkait peristiwa tersebut.

Artikel Menarik Lainnya :  Bupati Wonosobo Minta Setiap Desa Minimal Memiliki 5 Relawan Bencana

“Seperti yang selalu kami sampaikan, waspada terhadap bahaya kebakaran. Fakta kejadian selalu menunjukkan,  api tidak datang dari mana mana, melainkan dari dalam rumah kita sendiri, dan seringkali karena kelengahan bahkan kelalaian kita sendiri. Kebakaran tidak mengenal waktu, musim dan cuaca,” pungkasnya. (gus)