Diancam Hukuman Seumur Hidup, Polisi Amankan Seorang Pengedar Narkoba

NARKOBA. Polres Magelang Kota menggelar kasus penangkapan terhadap RP, tersangka kasus pengedar narkoba, belum lama ini. (foto : wiwid arif/magelang ekspres)
NARKOBA. Polres Magelang Kota menggelar kasus penangkapan terhadap RP, tersangka kasus pengedar narkoba, belum lama ini. (foto : wiwid arif/magelang ekspres)

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Seorang pengedar narkoba berinisial RP (23) berhasil dibekuk Sat Narkoba Polres Magelang Kota di Tidar Selatan, Magelang Selatan, belum lama ini. Penangkapan ini berdasar dari laporan warga yang curiga terhadap gerak gerik tersangka.

Kapolres Magelang Kota AKBP Asep Mauludin mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga akhir Juli lalu. Warga tersebut memberikan informasi bahwa di kawasan Kampung Tidar Warung seringkali dijadikan tempat perdagangan narkoba.

”Dari situ kami lakukan pengamatan melalui Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Magelang Kota untuk melakukan penyidikan. Ternyata benar, ada transaksi narkoba di sana,” katanya, belum lama ini.

Dia menjelaskan, tersangka ditangkap di tempat kosnya, Tidar Selatan Kecamatan Magelang Selatan. Kemudian tim opsnal langsung menuju rumah tersebut.

”Tim opsnal berhasil mengamankan saudara RP sedang berada di dalam kamar kos kemudian dilakukan penggeledahan. Tim menemukan 5 bungkus plastik klip kecil diduga berisi narkotika jenis sabu seberat 4,7 gram dan barang lainnya yang ada kaitannya dengan narkotika,” ungkapnya.

Petugas juga berhasil menemukan barang bukti lainnya di kamar tersangka yakni berupa 1 buah alat hisap bong. Kemudian, 2 buah korek api gas warna hijau dan biru, 1 buah bekas bungkus rokok gudang garam signature warna hitam.

Selain itu, 2 pack plastik klip kecil warna bening merk C-tik, 8 buah potongan sedotan warna bening bergaris putih hijau, 3 buah potongan sedotan warna putih. Satu buah sendok terbuat dari potongan sedotan warna hitam, serta 1 buat potongan sedotan warna hitam.

”Pelaku juga sebelumnya pernah ditangkap oleh pihak kepolisian namun dengan kasus berbeda,” ungkapnya.

Tersangka diancam Pasal 114 (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) dan atau Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan pidana penjara seumur hidup dan atau penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20  tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.

Artikel Menarik Lainnya :  Istri Walikota Magelang Beri Motivasi PKK Bantu Tangani Pandemi

”Dengan kejadian ini, kami imbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar serta bisa melapor jika menemukan gerak-gerik yang mencurigakan,” pungkasnya. (wid)