Di Wonosobo Dipastikan Tidak Ada Takbir Keliling

PROKOMPIM. Bupati dan Wabup di dampingi prokompim menghadiri konferensi pers terkait persiapan libur lebaran dan peringatan Hari Raya Idul Fitri 2022.
PROKOMPIM. Bupati dan Wabup di dampingi prokompim menghadiri konferensi pers terkait persiapan libur lebaran dan peringatan Hari Raya Idul Fitri 2022.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM Pemkab Wonosobo memastikan tidak akan gelar takbir keliling pada malam hari raya Idul Fitri 2022. Selain masih dalam situasi pandemi, takbir keliling juga dinilai berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan rawan gangguan kamtibmas.

“Tidak ada takbir keliling, saya sudah koordinasi dengan berbagai pihak termasuk kemenag dan pihak kepolisian, kita nilai rawan. Namun kita tetap mendorong takbir digelar di masing-masing masjid dan musala,” ungkap Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat saat menggelar konpers kemarin.

Menurutnya, dua tahun pandemi sejak 2020 hingga 2021, kondisi lebaran senyap. Sehingga, ketika saat ini mulai membaik dan pemerintah memberikan kelonggaran untuk mudik, masyarakat euforia. Apabila digelar takbir keliling, kemungkinan pusat kota akan macet total.

“Saya tidak membayangkan, hari ini saja alun-alun sudah ramai dipenuhi masyarakat. Apalagi ada takbiran nanti, pasti macet, dan jelas itu rawan, maka kami sarankan untuk meramaikan gema takbir di lingkungan masing-masing,” katanya.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Resort Wonosobo untuk antisipasi malam Hari Raya Idul Fitri, biasanya masyarakat dari wilayah kecamatan berdatangan ke pusat kota, sehingga kemungkinan akan dilakukan pengalihan jalur dan penutupan kawasan alun-alun.

Selain itu, Afif juga memastikan tidak akan membuka open house, sebab sesuai dengan aturan dari pemerintah pusat, kepala daerah tidak diperkenankan membuka acara yang berpotensi mengumpulkan massa dalam jumlah besar .

“Saya tidak buka open house, tapi saya tidak mungkin menutup pintu,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Wonosobo, Muhammad Albar mengatakan bahwa euforia masyarakat dalam menyambut hari raya Idul Fitri diharapkan masih dalam koridor yang wajar. Kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan penularan covid 19 tetap dilakukan.

“Sudah ada kelonggaran, namun tetap waspada, kita akan kawal terus pelaksanaan vaksin termasuk vaksin booster, untuk keamanan bersama,” katanya.

Albar juga mengingatkan kembali agar perayaan Idul Fitri tetap menjaga suasana yang kondusif dan menghindari adanya tindakan tindakan yang tidak perlu serta mengarah pada gangguan keamanan dan ketertiban.

“Terus terang keramaian di alun-alun belakangan ini, sempat kita khawatirkan, maka kita lakukan pemantauan dan antisipasi,” pungkasnya. (gus)