Desa Soko Agung Dikembangkan Jadi Destinasi Unggulan Purworejo, Didorong Optimalkan Pengelolaan Embung

LIHAT. Ketua DPRD Purworejo Dion Agasi Setiabudi melihat lebih dekat Embung Bagelen saat melakukan Gerakan Penanaman Pohon di lokasi tersebut,

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO– Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yang juga Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Dion Agasi Setiabudi SIK MSi, mendorong optimalisasi Embung Bagelen yang ada di wilayah Desa Soko Agung Kecamatan Bagelen. Di samping fungsi utamanya sebagai penampung air hujan, embung yang berada di perbukitan menoreh tersebut daya tarik alam yang eksotik sehingga layak dikembangkan menjadi destinasi wisata.

“Potensi wisata di kawasan Embung Bagelen ini sangat luar biasa,” kata Dion saat meluncurkan Gerakan Menanam Pohon DPC PDIP Purworejo di kawasan Embung Bagelen, Sabtu (30/1).

Bahkan, Dion mengaku kaget melihat perubahan kawasan embung yang mulai dibangun sejak sekitar tahun 2014 tersebut. Saat mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi pembangunan embung pada tahun 2015 silam, kawasan tersebut belum sebagus saat ini.

“Kemarin saat saya survei sebelum penanaman pohon dengan teman-teman sempat kaget melihat keindahan di sini. Pemandangan bukit menoreh sangat eksotik, menjelang sore kabut yang turun sangat indah,” sebutnya.

Karena itu, Dion mendorong agar Pemerintah Desa Soko Agung bersama masyarakat setempat segera dapat menghidupkannya sebagai objek wisata. Sebagai bentuk dukungan, pihaknya juga siap mengusahakan adanya dana stimulan pengembangan wisata.

“Tentunya realisasi pada tahun anggaran 2022 karena harus ada proses pengusulan. Silakan diajukan mulai dari Musrenbang-Musrenbang dan akan kita kawal,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dion meyakini bahwa hidupnya pariwisata akan membawa kemanfaatan yang besar bagi masyarakat Desa Soko Agung dan sekitarnya. Sektor UMKM akan tumbuh, roda perekonomian kian jalan, dan tingkat pengangguran berkurang.

Apalagi, wilayah Kecamatan Bagelen memiki banyak potensi alam lain yang dapat dipadukan menjadi kawasan wisata terintegrasi, seperti Sungai Boogowonto dan Bukit Menoreh.

Artikel Menarik Lainnya :  Progres Laporan Penyalahgunaan DD Kemiri Kidul Dipertanyakan

“Jadi akan ada manfaat ganda dari embung ini. Selain menjadi sumber air atau sarana irigasi juga menjadi sumber pendapatan masyarakat,” terangnya.

Pj Kades Soko Agung, Kaswandi, menyatakan bahwa keinginan Pemdes dan warga untuk menghidupkan pariwisata di kawasan embung sduah cukup lama ada. Bahkan, pada bulan Februari 2021 mendatang, akan dimulai.

“Rencana kita mau mengadakan bebek-bebekan untuk permainan wahana air. Insya-Allah kita siap  untuk segera memulai,” ujarnya.

Kaswandi menjelaskan, embung yang terletak di Dusun Sekangon RT 2 RW 2 tersebut memang memiliki daya tarik luar biasa. Rencananya, pengembangan pariwisata akan dipadukan dengan destinasi yang ada di wilayah sekitar, seperti Desa Kalirejo dan Semono.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan kepedulian dari Bapak Dion Agasi ini. Semoga semakin memotivasi warga untuk menghidupkan wisata,”  jelasnya. (top)