Demokrat Wonosobo Ancam Mejahijaukan Kadernya, Bila Kibarkan Bendera Versi KLB Sumut

IKRAR. Pembacaan ikrar dan kebulatan tekad dukungan untuk AHY, seluruh jajaran Ketua beserta Penggurus DPC, Ketua DPAC dan Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Wonosobo.

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO- Partai Demokrat Wonosobo kembali mempertegas posisinya dalam konflik yang tengah melanda partai. Jajaran pengurus, kader, sayap dan simpatisan mengucapkan ikrar kesetiaan dan kebulatan tekat terhadap kepemimpina AHY.

“Setia, tunduk dan patuh pada konstitusi Partai Demokrat yang telah menetapkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketum yang sah sesuai konggres ke V Partai Demokrat tahun 2020 dan telah mendapatkan pengesahan dari Kementrian Hukum dan HAM,” ungkap Ketua DPC PD Wonosobo, Mugi Sugeng, kemarin di kantor DPC setempat.

Hadir dalam pembacaan ikrar dan kebulatan tekad dukungan untuk AHY, seluruh jajaran Ketua beserta Penggurus DPC, Ketua DPAC dan Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Wonosobo.

Menurutnya, jajaran pimpin dan kader sudah bertekad untuk melawan Gerakan Pengambil Alihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD), dan meminta DPP untuk melakukan pemecatan terhadap kader yang berkhianat dan melanggar etika politik.

“Kami juga bertekad untuk membangun dan membesarkan Partai Demokrat, sebagai partai yang setia memperjuangkan harapan rakyat,” katanya.

Baca juga
SIPD Dianggap Belum Efektif Digunakan Saat Ini

Dijelaskan, KLB Deli Serdang merupakan ulah sewenang-wenang untuk merebut Partai Demokrat, partai yang dengan susah payah telah dibesarkan bersama.

“Tapi GPK PD ini sudah merusak demokrasi kita, sudah berkhianat dengan amanat reformasi 1998, sudah menciderai nilai moral, etika, akhlak dalam berdemokrasi, berpolitik, dan merupakan preseden buruk untuk generasi muda kita kedepan,” ucapnya.

Maka DPC Demokrat Wonosobo merapatkan barisan, bahu membahu untuk melawan gerakan segerombol orang yang merebut Partai Demokrat, seluruh jajaran pimpinan dan kader harus solid menjaga konstitusi untuk selalu loyal terhadap Ketum AHY sesuai hasil Konggres ke V di Jakarta.

“Kami DPC Wonosobo tidak menghadiri KLB illegal tersebut, dan tidak mengutus dan memberi mandat kepada siapapun, termasuk jika nanti ada yang coba-coba mengibarkan bendera versi KLB Sumut. Siapapun itu akan kita mejahijaukan,” pungkasnya. (gus)

Artikel Menarik Lainnya :  PTM Sudah Jalan, Vaksinasi Pelajar di Wonosobo Masih Cukup Rendah