Dedok, Pelukis Magelang Turut Ramaikan Chiba City Museum of Art Jepang

PARTISIPASI. I Made Arya Dwita Dedok menunjukkan lukisan yang dipamerkan di Chiba City Museum of Art, Jepang. (foto : IST/magelang ekspres)
PARTISIPASI. I Made Arya Dwita Dedok menunjukkan lukisan yang dipamerkan di Chiba City Museum of Art, Jepang. (foto : IST/magelang ekspres)

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Pasangan suami istri seniman Grace Tjondronimpuno dan I Made Arya Dwita Dedok turut mengikuti ekshibisi lukisan The 20th (JAPAN) International ART Exchange Exhibition di Chiba City Museum of Art, Jepang mulai  Selasa (3/8) hingga 8 Agustus 2021. Pasangan yang tinggal di Kota Magelang itu mengirimkan satu karya masing-masing yang bisa disaksikan secara luring dan daring.

Grace mengirim lukisan bertitel ”Peace”, menampilkan figur Maria Teresa Bojaxhiu atau terkenal sebagai Bunda Teresa dengan bubuhan balon kata yang memuat perkataannya yang terkenal, ”if we have no peace, it is because we have forgotten that we belong to each other” (jika kita tidak punya kedamaian, ini karena kita sudah lupa bahwa kita saling memiliki).

Sedangkan Dedok memamerkan lukisan potret berjudul ”Shimmin Katsu”. Lukisan ini menampilan wajah Shimmin Katsu, seorang seniman asal Jepang. Sosok ini pula yang mengundang Grace dan Dedok berpameran di Chiba City Museum of Art tahun ini.

”Undangan dari ketua panitianya (Shimmin Katsu), kebetulan teman perupa. Kami pernah pameran bareng di Bali, Jakarta, China, Malaysia, Paris,” ujar Dedok, kemarin.

Bersama Grace, Dedok telah memamerkan karya bersama Shimmin sebanyak lima kali. Tiga pameran di antaranya dipimpin Shimmin sendiri.

Tahun ini, katanya, mengangkat tema persahabatan. Menurut Dedok, ini menunjukkan arti persahabatan yang tidak memedulikan batas-batas negara.

”Sebuah persahabatan, apalagi beda negara, ternyata rasa dan kepercayaaan terhadap sesama itu sama. Kalau kita berbuat baik pasti hasilnya baik,” tuturnya.

I Made Arya Dwita Dedok adalah pelukis asal Kota Magelang yang pernah viral beberapa waktu lalu. Dialah yang menggelar pertunjukan seni kejadian atau happening art di samping Tugu Aniem (Titik Nol Kilometer) yang menarik perhatian Walikota Magelang dr Muchamad Nur Aziz.

Artikel Menarik Lainnya :  Masih Pandemi, Haul Syekh Subakir Diadakan Sederhana

Pelukis kelahiran Bali tersebut melukis dengan tema ”Kampung Pancasila”. Ia melukis di atas kanvas dengan latar belakang Gapura Bhinneka Tunggal Ika di Jalan Pemuda Kota Magelang, awal Juni 2021 lalu. (wid)