Data Riil Vaksinasi Harus Sesuai SMILE, Bupati Magelang: Target Vaksinasi dosis I 50 persen Segera Tercapai

VAKSINASI. Masyarakat saat mengantri Vaksinasi Dosis I Di Lapangan Drh Soepardi Kota Mungkid.
VAKSINASI. Masyarakat saat mengantri Vaksinasi Dosis I Di Lapangan Drh Soepardi Kota Mungkid.

KABUPATEN MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Bupati Magelang meminta agar data riil vaksinasi di Kabupaten Magelang harus sesuai dengan aplikasi Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik (SMILE). Sehingga, apabila terjadi kekurangan vaksin akan segera terpantau dan langsung segera dilakukan pengiriman kembali.

Hal tersebut untuk melakukan percepatan vaksinasi di Kabupaten Magelang, Bupati Magelang juga telah memerintahkan kepada seluruh OPD harus terlibat aktif untuk membantu dan mendorong agar target vaksinasi ini tercapai.

“Targetnya supaya vaksinasi dosis I segera mencapai 50 persen. Jadi apabila ada droping dari provinsi atau pusat misalnya sebanyak 20.000, ya sukur bisa langsung dihabisakan sehari atau dua hari. Sehingga akan segera dikirim kembali,” ucap Plt Kepala Dinas Kesehatan, Sunaryo.

Dalam upaya percepatan vaksinasi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Dinas Kesehatan terus membuka sentra vaksinasi massal bagi masyarakat di Pendopo Lapangan drh Soepardi, Kota Mungkid, Senin (11/10/2021).

Sunaryo menjelaskan, vaksinasi masal dosis pertama tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 11-13 Oktober 2021 mendatang. Untuk tanggal 11 tersedia 750 dosis (online 650 dan offline 100 dosis).

“Di hari kedua jumlanya juga sama (750 dosis) dan di hari ketiga dari PKK jumlahnya ada 1000 dosis,” jelas Sunaryo.

Sunaryo mengatakan, antusias masyarakat untuk memperoleh vaksinasi saat ini semakin meningkat. Hal tersebut terlihat dari jumlah masyarakat yang mau dengan tertib mengantri vaksinasi dosis I di Pendopo Lapangan Soepardi.

Ia menyebutkan bahwa, capaian vaksinasi secara akumulatif di wilayah Kabupaten Magelang per tanggal 9 Oktober 2021 lalu sudah di angka 32,9 persen.

“Kita prioritaskan untuk dosis satunya dulu, karena itu sesuai dengan arahan pimpinan. Genjot dulu dosis satunya, kalau kurang nanti kita akan dibantu dan dikomunikasikan oleh Bapak Bupati kepada Provinsi,” tandas Sunaryo.(cha)

Artikel Menarik Lainnya :  Kota Magelang Layak Miliki Wisata Kota Tua, Walikota : Kaya Bangunan Bersejarah dan Budaya