Dapat Hadiah Ketipung dari Ganjar Pranowo, Farel Prayoga Langsung Beraksi

Dapat Hadiah Ketipung dari Ganjar Pranowo, Farel Prayoga Langsung Beraksi
Farel Prayoga langsung beraksi dengan ketipung, hadiah dari Ganjar Pranowo.

BANYUWANGI, MAGELANGEKSPRES.COM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengirim satu set gendang lengkap untuk Farel Prayoga. Mendapat kiriman gendang atau sering disebut ketipung itu, penyanyi cilik yang sedang naik daun itu pun langsung beraksi.

Gendang itu dikirimkan langsung ke rumah Farel di Dusun Sumberjo, Desa Kepundungan, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada Rabu (31/8/2022) malam.

Farel nampak menerima hadiah itu dengan suka cita. Ditemani Ayah, ibu, dan keluarganya, Farel membuka satu demi satu gendang tersebut kemudian merangkainya.

Farel nampak tidak sabar segera memainkannya. Ia memukul gendang itu satu-satu dengan tertawa-tawa.

Setelahnya, Farel pun beraksi. Ia menyanyikan lagu ‘Ojo Dibandingke’ ciptaan Abah Lala dengan iringan gendang hadiah dari Ganjar.

Kepada tim yang mengirim gendang tersebut, Farel pun menitipkan pesan untuk Gubernur Jawa Tengah. “Halo Pak Ganjar, maturnuwun nggih ketipunge semoga diparingi lancar dan sehat, amin, (terimakasih ya ketipungnya, semoga diberi kelancaran dan kesehatan, amin)” kata siswa SDN 2 Kepundungan, Srono, Banyuwangi itu.

Hadiah Gendang itu berawal ketika Farel bertemu Ganjar yang berada di Banyuwangi untuk melantik Pengurus Cabang Keluarga Alumni Gajahmada (Kagama).

Usai pertemuan itu, Ganjar bertanya Farel ingin hadiah apa. Farel menjawab, sejak dulu kepingin belajar gendang tapi tak pernah kesampaian. Ganjar akhirnya memenuhi permintaan Farel tersebut.
Ganjar berpesan agar Farel terus mengasah talenta dan mengembangkan bakatnya. “Anak ini talentanya luar biasa, plus mentalnya bagus sekali. Dengan bimbingan tepat saya yakin akan sukses,” katanya.

Ganjar pun berharap, gendang pemberiannya bisa membuat Farel menjadi musisi yang lengkap. “Ya penyanyi ya pemusik, semakin lengkap skill yang dimiliki, semakin bagus untuk karier bermusiknya. Tentu saja pendidikan tak boleh ditinggalkan, sekarang kemana-mana dia ditemani guru untuk home schoolling, saya kira ini bagus,” kata Ganjar.

Ganjar memesan gendang pada perajin Noles Ai yang work shop-nya ada di Desa Kunden, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo. Danil Lestari, owner Noles Ai mengatakan, pengrajin gendang pesanan orang nomor satu di Jawa Tengah itu dikerjakan kurang dari 24 jam.

“Dapat pesanan dari Pak Ganjar dadakan, dan harus jadi secepatnya, jadi kita ngebut ngerjainnya tapi tetap dengan presisi agar bunyinya bagus,” kata nya saat ditemui di tempat workshopnya, kemarin.

Pesanan itu, lanjutnya, mulanya datang lewat telpon. Kemudian ada staf yang datang ke tempatnya untuk menyampaikan detil pesanan. Dan, dirinya diminta menyelesaikan pesanan satu set dalam waktu semalam.

“Jadi ada yang datang ke sini katanya minta pesanan tidak tahu buat siapa tapi dari Pak Ganjar mau dihadiahkan ke Mas Farel atau bagaimana itu yang lagi viral,” tuturnya.

Awalnya, Danil ragu dengan deadline waktunya. Namun, karena yang pesan Gubernur, ia yakin bisa menyelesaikan 6 jenis gendang tersebut.

“Alhamdulillah sekarang hampir selesai. Yang dipesan dari Pak Ganjar ada enam, yang lagi hits dari produk kami. Yaitu gendang ring petir tak, dan gendang dut. Selain itu dua kempul dan dua aselole atau gendang Banyuwangian. Iya bisa dibilang Bandung-Bondowoso,” paparnya.

Semua gendang tersebut dibuat secara spesial. Mulai dari pemilihan kayu, kulit, cat, hingga aksesorisnya.

“Keunggulan bahannya kami pilih dari kayu nangka tua jadi tidak asal memilih kayu, karena yang muda pengaruh ke suara atau nada. Akseaoris pakai besi krum biar tidak mudah berkarat,” tambahnya.

Dari enam gendang, jelas Danil, gendang ring petir menjadi istimewa. Selain modelnya yang keren, gendang ini memiliki suara yang stabil.

“Iya namanya gendang ring petir. Itu karena ring banyak, ini ada 16 ring. Selain keren, juga bisa menstabilkan suaranya,” terangnya.

Danil Lestari sendiri mulai menekuni usaha pembuatan gendang sejak 2017 lalu. UMKM miliknya itu berawal dari hobinya bermain gendang dangdut.

“Sudah empat tahun, sejak 2017. Asalnya cuma hobi terus punya satu ada yang suka, terus bikin lagi tidak nyangka bisa seperti ini. Sejauh ini pesenan sudah merambah luar kota, daerah, pulau bahkan dari luar negeri yakni Taiwan dan Malaysia,” kisahnya.

Ia mengaku senang karena dipercaya oleh Ganjar Pranowo untuk membuat gendang yang dihadiahkan untuk Farel.

“Iya senang, tidak bisa diungkapkan namanya juga Pak Ganjar (yang pesan). Semoga Mas Farel senang dan tambah sukses,” tandasnya.

Sebelumnya, Ganjar Pranowo bertemu Farel saat melantik Kagama Banyuwangi, beberapa waktu. Bahkan penyanyi cilik yang viral dengan tembang “Ojo Dibanding-bandingke” itu menciptakan lagu khusus buat Ganjar berjudul ‘Tugiman’. (rls/me)