Dampak Revolusi Industri 4.0, Menaker : Skill SDM Perlu Ditingkatkan Melalui BLK

Dampak Revolusi Industri 4.0, Menaker : Skill SDM Perlu Ditingkatkan Melalui BLK

MAGELANGEKSPRES.COM,JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, revolusi industri 4.0 dan pandemi Covid-19 telah mempercepat perubahan pola usaha dan industri. Untuk itu, skill tenaga kerja Indonesia harus ditingkatkan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) di mana berkolaborasi dengan dunia industri.

“Kita dalam kondisi seperti ini tidak ada pilihan selain kolaborasi dengan dunia usaha, seberat apapun tantangan ketenagakerjaan bisa dilalui dengan kolaborasi,” kata Ida Fauziyah dalam keterangannya, kemarin (21/3).

Lanjut dia, kolaborasi dengan dunia industri sangat diperlukan untuk menjawab tantangan klasik ketenagakerjaan. Di antaranya adalah angkatan kerja yang mayoritas berpendidikan menengah ke bawah dan mismatch antara supply dan deman pasar kerja.

Oleh karena itu, dengan adanya kolaborasi dengan stakeholders akan mencetak SDM andal. Selain kolaborasi, upaya lain yang dilakukan Kemenaker adalah menerapkan program transformasi BLK. Arah kebijakannya mengubah BLK sebagai Balai Pelatihan Vokasi menjadi pusat pengembangan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja yang berdaya saing di tingkat nasional dan internasional.

“Agenda 6R yang perlu menjadi perhatian utama kita yaitu Reformasi kelembagaan, Redesain substansi pelatihan, Revolusi SDM, Revitalisasi fasilitas dan sarana prasarana, rebranding BLK, dan relationship,” tukasnya. (din/fin)

Artikel Menarik Lainnya :  Novel Baswedan Cs Bakal Kantongi Tunjangan Hari Tua, KPK Sebut Bukan Pesangon