Cek Jembatan di Magelang, Ganjar: Kualitas Bagus, Tapi Jadi Sasaran Vandalisme

Cek Jembatan di Magelang, Ganjar: Kualitas Bagus, Tapi Jadi Sasaran Vandalisme
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek pembangunan proyek pembangunan dua jembatan di Magelang yang bersumber dari bantuan provinsi (Banprov) Jateng tahun anggaran 2021.

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali mengecek pembangunan proyek yang bersumber dari bantuan provinsi (Banprov) Jateng tahun anggaran 2021. Setelah Rabu (18/5) Ganjar mengecek Banprov ke sejumlah desa di Sukoharjo, hari ini Ganjar meninjau pembangunan dua jembatan di Magelang.

Dua jembatan yang dicek Ganjar adalah jembatan Kali Tangsi di ruas jalan Krasak-Kajoran dan jembatan Kali Senowo ruas Tlatar-Talun Magelang. Dua jembatan itu dibangun dengan anggaran dari Pemprov Jateng.

Untuk jembatan Kali Tangsi, anggaran yang digelontorkan sebesar Rp8,45 miliar. Sementara jembatan Senowo menelan anggaran sebesar Rp7,25 miliar.

“Hari ini kita di Magelang untuk melihat ada dua jembatan. Pertama Kali Tangsi yang dulu rusak dan kini diperbaiki. Kedua jembatan Senowo yang dulu sempat terkena lahar dingin juga kita perbaiki,” kata Ganjar.

Untuk pembangunan jembatan Kali Tangsi, Ganjar mengatakan pekerjaan mampu dikebut hanya dalam waktu tiga bulan. Jembatan juga berkualitas bagus, dengan konstruksi komposit atau baja.

“Kalau kita lihat hasilnya sampai hari ini bagus. Hanya saja kemarin informasinya dicoret-coret, jadi sasaran vandalisme,” ucapnya.

Ganjar meminta masyarakat ikut menjaga dan merawat jembatan itu. Jembatan tidak boleh dirusak, atau dicoret-coret.

“Ayo dipelihara, jangan dicoret-coret. Kalau kamu ingin melukis, nanti kami kasih kesempatan. Kalian gambar saja, lebih baik nanti kita berikan temanya tapi jangan dirusak,” tegasnya.

Sementara di Jembatan Senowo, Ganjar juga mengatakan ada pembangunan jembatan yang dulu sempat rusak karena lahar dingin Merapi. Tak hanya dibangun baru, jembatan juga dilebarkan dan dibuat dua jalur.

“Ya mudah-mudahan dengan pembangunan jembatan ini bisa membantu masyarakat dan memperlancar arus lalulintas yang ada di sana,” terangnya.

Ganjar mengatakan, dirinya berharap bantuan keuangan dari Provinsi ke berbagai daerah bisa dilaksanakan dengan baik. Secara keseluruhan, hampir semua Banprov tahun 2021 bisa dilaksanakan dan hasilnya memuaskan.

Memang lanjut Ganjar, ada beberapa kabupaten yang tidak siap untuk melaksanakan. Contoh di Sukoharjo kemarin, ada yang tidak terlaksana karena waktunya terlalu pendek.

“Maka saya coba cek hasil pekerjaan seperti apa. Tapi memang lebih baik menyatakan tidak sanggup karena waktu mepet daripada pekerjaan dibuat asal-asalan dan jadi muspro. Nah beberapa yang sudah terlaksana saya cek hasilnya bagus,” pungkasnya.(hms/riz)