Cegah Masalah Siswa Ikuti Ujicoba PPDB

Cegah Masalah Siswa Ikuti Ujicoba PPDB
UJICOBA. Ratusan siswa calon pendaftar antusias mengikuti ujicoba Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Magelang.

MAGELANG TENGAH – Seluruh Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) se-Kota Magelang serempak mengikuti ujicoba Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang digelar selama dua hari, Rabu-Kamis (12-13/6). Ujicoba ini digelar untuk mengantisipasi kesalahan dan persoalan menjelang PPDB yang akan dibuka Juli mendatang.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Magelang, Sucahyo Wibowo, mengatakan, ujicoba ini serempak dilakukan se-Jawa Tengah selama dua hari dengan mengundang siswa lulusan SMP/MTs sederajat sejumlah 20-40 persen dari daya tampung Kelas X tiap sekolah.

“Ujicoba ini dibuat semirip mungkin dengan proses PPDB online melalui website https://jateng.demo.siap-ppdb.com. Ujicoba ini meliputi pemberian akun, aktivasi akun hingga pendaftaran online, ganti pilihan sekolah (untuk SMA), dan ganti kompetensi keahlian dan sekolah (untuk SMK),” katanya.

Sucahyo menuturkan, untuk memudahkan proses ujicoba ini, setiap sekolah diharuskan menyediakan operator dan juga komputer dalam prosesnya. Hasil dalam pelaksanaan ujicoba, dilaporkan selengkapnya paling lambat, kemarin (14/7) pada pukul 17.00 WIB ke provinsi.

“Kegiatan ini merupakan ujicoba aplikasi PPDB online Tahun 2019 dan tidak memberikan pengaruh apapun terhadap hasil PPDB online yang sesungguhnya. Tujuannya untuk memetakan adanya kesalahan atau meminimlaisir kesalahan sebelum PPDB Online sesungguhnya dibuka 1 Juli mendatang,” ujarnya.

Sucahyo menjelaskan, untuk mekanisme ujicoba di SMA Negeri yakni calon peserta didik dibagi dalam dua kelompok zonasi-prestasi dan kelompok perpindahan orangtua. Kelompok ini, kata Sucahyo, dapat disimulasikan dalam perpindahan orangtua dari luar provinsi, luar kabupaten, dan luar zona.

“Kemudian operator melakukan verifikasi calon peserta didik sesuai dengan kelompoknya. Calon peserta didik diberi akun sesuai kelompoknya. Kemudian calon peserta didik melakukan aktivasi akun dan memilih sekolah yang dikehendaki sesuai dengan kelompoknya,” ujar Kepala SMAN 1 Magelang tersebut.

Artikel Menarik Lainnya :  Melongok Gerak Kereta Api Menerobos Pandemi

Ketua PPDB SMAN 1 Magelang yang juga menjabat Waka Kesiswaan, Hari Sumantyo, menyebutkan, dalam ujicoba ini pihaknya meneyediakan tiga ruang komputer dengan masing-masing ruang dua operator dan dua komputer untuk pendaftaran mandiri oleh calon siswa. Ujicoba ini, menurut Hari, dibuat semirip mungkin dengan proses PPDB online.

“Siswa datang ke sekolah, kemudian mengisi daftar hadir. Setelah itu dipanggil untuk verifikasi dan pembuatan akun. Setelah itu calon siswa mengaktivasi akun dan mengisi proses pendaftaran. Yang datang untuk ujicoba di SMAN 1 Magelang, cukup banyak, daritadi pagi sejak dibuka pukul 09.00 WIB sudah ratusan yang mendaftar. Rata-rata yang mendaftar sepertinya memang yang ingin mendaftar di SMAN 1 Magelang,” imbuhnya.

Hari mengungkapkan, banyaknya lulusan SMP/MTs yang mengikuti ujicoba PPDB ini sebagai gambaran bahwa masih tingginya minat masyarakat memilih SMAN 1 Magelang sebagai sekolah tujuan. Terlebih untuk PPDB tahun ini, direncanakan SMAN 1 Magelang membuka daya tampung kelas X sebanyak 360 siswa baru.

“Jumlah ini ada kenaikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya 300 siswa saja. Ini merupakan imbas dari kebijakan baru, sehingga daya tampung kami sejumlah 360 siswa dengan rincian ada 10 rombel terdiri dari enam kelas IPA dan empat kelas IPS,” pungkasnya. (wid)