Capaian Vaksinasi Booster Rendah, Inilah yang Dilakukan Dinkes Temanggung

Plt Kadinkes Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei
Plt Kadinkes Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei saat ditemui di ruang kerja kantornya.

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, melalui Dinas Kesehatan terus menggenjot capaian vaksinasi booster atau penguat dengan menyediakan sedikitnya 40.000 dosis. Jumlah itu termasuk sebagai stok penyelenggaraan vaksin di bulan Ramadan hingga persiapan syarat mudik lebaran mendatang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei mengatakan capaian vaksinasi penguat di Temanggung sampai saat ini masih tergolong rendah, yakni baru di angka 7,85 persen atau 49.037 orang, dari target 624.346 orang.

“Capaian vaksinasi booster atau penguat di Kabupaten Temanggung masih kecil, karena kemarin kami lebih fokus untuk vaksinasi dosis I dan dosis II, dan juga vaksinasi untuk anak-anak,” katanya, Selasa (5/4).

Guna memenuhi target vaksinasi dosis III yang dicanangkan, Dwi menegaskan bahwa pihaknya akan menggandeng berbagai pihak mulai TNI, Polri, BIN maupun pihak kecamatan.
Bahkan, Dinkes siap menempuh upaya “jemput bola” atau mendatangi rumah bagi kelompok lanjut usia (lansia) untuk percepatan vaksinasi penguat itu.

“Untuk mengejar capaian dosis lll itu kami menggandeng pihak TNI, BIN, Polri dan lain sebagainya. Apalagi persediaan vaksin di Dinkes Temanggung saat ini masih mencukupi, sekitar 40.000 dosis,” imbuhnya.

Tak hanya menggenjot capaian vaksinasi saja, pihaknya juga mempersiapkan seluruh dosis ini untuk persiapan calon pemudik. Pasalnya, berdasarkan instruksi Menkes, masyarakat yang diperbolehkan mudik harus sudah divaksin dosis ketiga.

“Jadi memang target kami melaksanakan vaksinasi dosis 1 maupun untuk anak-anak dulu. Sedangkan instruksi Menkes baru muncul akhir-akhir ini bahwa kalau mau mudik harus divaksin ketiga. Jadi stok dosis yang ada juga sebagian untuk persiapan proses mudik lebaran tahun ini,” pungkasnya. (riz)