Bupati Wonosobo Terima SAKIB dan RB Award 2021 dengan Predikat Baik

AWARD. Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat didampingi Kepala Bagian Organisasi Setda, Endang Lisdiyaningsih menerima SAKIB Dan RB Award 2021. Penghargaan tersebut diserahkan Sekretaris Kemenpan-RB, Rini Widyantini di The Tribrata Darmawangsa Jakarta.
AWARD. Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat didampingi Kepala Bagian Organisasi Setda, Endang Lisdiyaningsih menerima SAKIB Dan RB Award 2021. Penghargaan tersebut diserahkan Sekretaris Kemenpan-RB, Rini Widyantini di The Tribrata Darmawangsa Jakarta.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COMPemerintah Kabupaten Wonosobo menerima penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Reformasi Birokrasi (SAKIP dan RB) Award Tahun 2021 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) Selasa, (5/4) di Jakarta pukul 09.00 WIB.

Hasilnya, nilai SAKIB dan RB Wonosobo Tahun 2021 diakui B (Baik) dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang memperoleh nilai C (Cukup).

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat didampingi Kepala Bagian Organisasi Setda, Endang Lisdiyaningsih menerima langsung penghargaan tersebut dari Sekretaris Kemenpan-RB, Rini Widyantini di The Tribrata Darmawangsa Jakarta.

Afif, bersyukur dan bangga atas capaian yang diraih Pemkab Wonosobo, ini menunjukkan, komitmen dan semangat kinerja birokrasi yang kuat dan solid dengan berpedoman pada visi bupati yaitu mewujudkan Wonosobo yang berdaya saing, maju, dan sejahtera.

“Terima kasih atas kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas Wakil Bupati, Pak Sekda, semua Pimpinan Perangkat Daerah dan para staf yang terlibat secara langsung dengan sepenuh hati untuk menunjukkan kinerja terbaiknya, sebagai wujud komitmen dan semangat kinerja birokrasi yang kuat dan solid dengan berpedoman pada visi bupati mewujudkan Wonosobo yang berdaya saing, maju, dan sejahtera, Alhamdulillah tahun ini Wonosobo dapat meningkatkan predikatnya menjadi B, semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan bagi kita semua untuk berusaha meningkatkan pelayanan masyarakat,” kata Afif.

Diketahui, hasil nilai SAKIP maupun indeks RB Kabupaten Wonosobo mengalami kenaikan meski tipis. Nilai SAKIP naik menjadi 65,46% dibanding tahun lalu 64,34%. Sedangkan indeks RB naik menjadi 60,94% dengan predikat B dari sebelumnya 59,84% dengan predikat CC. Peningkatan capaian tersebut tak lepas dari kerja keras seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Wonosobo.

Dilansir dari website resmi Kemenpan-RB RI, Deputi Bidang Reformasi, Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB, Erwan Agus Purwanto menyampaikan, penyerahan hasil evaluasi bernama SAKIB dan RB Award diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada instansi pemerintah yang telah mampu memberikan dan menunjukkan berbagai perubahan dan inovasi tata kelola pemerintahan.

Selain itu, evaluasi RB diselenggarakan juga untuk mengetahui perbaikan-perbaikan di seluruh aspek birokrasi guna mencapai tujuan dari reformasi birokrasi, yaitu birokrasi yang ideal, bebas dari KKN, kapabel, dan mampu memberikan layanan prima pada masyarakat.

Adapun SAKIP, jelas Erwan, digunakan untuk mengetahui apakah kementerian, lembaga dan pemerintah daerah mampu melakukan efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan anggaran.

“SAKIP itu tentang perencanaan yang baik, bagaimana menyusun sasaran kinerjanya, bagaimana merencanakan program kegiatannya, kemudian bagaimana penggunaan anggarannya, jadi memang keseluruhan sistem,” jelasnya.

Acara SAKIP & RB Award 2021, merupakan tindak lanjut atas evaluasi yg dilaksanakan pada 28 September 2021. Dengan mengevaluasi dokumen SAKIP seperti RPJMD/Renstra, PK, Renja, LKjIP dan hasil evaluasi internal dalam aplikasi esr.menpan.go.id.

Sedangkan pelaksanaan RB dievaluasi melalui lembar Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi (PMPRB) yang disajikan dalam aplikasi pmprb.menpan.go.id. Dengan mengusung semangat “Synergy Together, Change For Better”, bertujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa reformasi birokrasi telah memiliki output yang nyata dengan terus berbenah menuju terciptanya good government.

Acara dilaksanakan secara luring dan daring hanya dengan peserta 44 perwakilan dari instansi pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota yang khusus terdapat peningkatan kinerja atau status predikat dalam penyelenggaraan reformasi birokrasi selama satu tahun terakhir.(gus)