//Pastikan Pasokan Air Bersih Aman//

PURWODADI – Bupati Purworejo, H Agus Bastian SE MM memastikan seluruh kebutuhan pokok pengungsi serta air bersih aman. Ia menginstruksikan secara khusus kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo agar mencukupinya, jangan sampai kekurangan.

Hal itu disampaikan Bupati saat melakukan pantauan ke beberapa titik yang mengalami bencana banjir di wilayah Kecamatan Bagelen dan Purwodadi, Rabu (20/3). Setidaknya ada 4 lokasi yang jadi sasaran kedatangannya. Keempatnya meliputi Masjid Mustakin di Bapangsari yang menjadi tempat pengungsian warga Dusun Bojong desa setempat dan pinggir jalan utama Jogja-Purworejo di Bapangsari, Kecamatan Bagelen.

Dua tempat lainnya adalah Balai Desa Karangsari serta talud atau parapet jebol di Desa Kebonsari Kecamatan Purwodadi. Dalam kesempatan itu Bupati didampingi beberapa unsur terkait seperti Kalak BPBD Purworejo Soetrisno, Kepala Dinas Kesehatan dr Sudarmi, Kepala Dinas Sosial Keluarga Berencana Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak Kuswantoro, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Suranto, Kabag Humas Protokol Bambang Gatot Seno Aji dan lainnya.

Berada di tempat pengungsian Bojong, Bupati menyempatkan berinteraksi dengan warga yang masih tinggal di tempat pengungsian. Dirinya meminta keterangan mengenai beberapa kebutuhan yang masih diperlukan serta pemenuhan makan yang diperoleh oleh warga.

Bupati juga menyempatkan menyusuri jalan desa yang sempat terendam setinggi 2 meter lebih di pedukuhan tersebut, beberapa rumah yang ada di pinggir jalan dihampiri bupati. Di kawasan tersebut, hampir seluruh warga harus diungsikan, beberapa diantaranya harus dijemput menggunakan perahu karena tidak mungkin melawan arus menuju ke lokasi pengungsian.  “Kita semua tahu kalau Purworejo adalah daerah rawan bencana, dan kita sudah siap kalau terjadi hal itu,” kata Bupati.

Artikel Menarik Lainnya :  Melongok Gerak Kereta Api Menerobos Pandemi

Menurutnya, bencana bukanlah sesuatu yang tiba-tiba terjadi, dan sebenarnya semua telah diantisipasi sedini mungkin. Praktis jika terjadi bencana semua unsur telah siap. “Seluruh dinas di Purworejo, utamanya BPBD sudah siap mengambil langkah. Ini diikuti oleh relawan dan juga pemangku kepentingan hingga di desa,” imbuh Bupati.

Dia melihat penanganan korban sudah baik, setidaknya pemenuhan kebutuhan korban telah dicukupi, hingga permasalahan kesehatan juga telah ditangani dengan cepat. Pasca surutnya air, pihaknya meminta seluruh instansi terkait untuk segera melakukan aksi sesuai tupoksi yang dimiliki namun dalam koordinasi bersama.

Sehari sebelumnya, Wakil Bupati Yuli Hastuti telah melakukan pantuan ke beberapa lokasi pengusian. Dia berharap penyaluran bantuan agar dikoordinasikan dengan pihak terkait. “Semua bantuan harus dikoordinasikan, sehingga bisa sesuai dengan kebutuhan, tepat sasaran dan jangan sampai bantuan yang diterima itu sama,” kata Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga mengungkapkan jika penanganan terhadap warga yang terdampak bencana tidak hanya dilakukan saat terjadi bencana saja. Namun pasca bencana mereka tetap mendapatkan perhatian dan pantuan sehingga warga terdampak bisa tertangani dengan tuntas. (luk)