Bupati Temanggung Yakin Pembangunan Pasar Pingit Bisa Tepat Waktu

Bupati Temanggung Yakin Pembangunan Pasar Pingit Bisa Tepat Waktu
Bupati Temanggung Yakin Pembangunan Pasar Pingit Bisa Tepat Waktu

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Bupati Temanggung M Al Khadziq meyakini rencana pembangunan Pasar Pingit di Kecamatan Pringsurat akan selesai dibangun tepat pada waktunya, meski waktu yang tersisa hingga akhir tahun anggaran 2020 hanya enam bulan saja.

“Kalau menurut teknisnya di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan UMKM akan jadi dalam waktu enam bulan, sisa waktu yang ada ini tidak terlalu mepet,” kata Bupati usai sidang Paripurna di Gedung DPRD Temanggung, Senin (18/5).

Apalagi lanjut Bupati, biasanya rencana pembangunan pasar itu sudah ada prototipenya dari pemerintah pusat, sehingga akan lebih mempermudah jalannya pembangunan pasar.

“Biasanya memang sudah dilengkapi dengan prototipenya, jadi lebih mudah dilapangan,” terangnya.

Baca Juga
Jasad Bayi Ditemukan Terkubur di Belakang Rumah Kos

Bupati mengatakan, jika dilihat dari kebutuhan yang cukup mendesak dan sangat penting karena waktu pelaksanaanya maka perlu dianggarkan dan segera dilaksanakan.

“Kami menyadari bahwa dengan kemampuan keuangan daerah yang dimiliki, maka program dan kegiatan yang akan dilaksanakan harus tetap mengedepankan skala prioritas efisiensi dan efektivitas serta ekonomis,” katanya.

Fasilitasi pembangunan Pasar Pingit sebesar Rp1,6 miliar, antara lain digunakan untuk persiapan sosialisasi dan pembangunan pasar darurat.

“Dari anggaran tersebut, terbanyak untuk pembangunan pasar darurat, karena selama pasar dibangun pedagang harus digeser terlebih dahulu ke pasar darurat,” terang Bupati.

Dalam rapat paripurna dengan agenda Membahas Permohonan Persetujuan Penganggaran Mendahului Perda Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ini dipimpin langsung oleh Ketusa DPRD Temanggung Yunianto dan diikuti jajaran pimpinan dan anggota DPRD setempat.

“Kegiatan fasilitasi pembangunan Pasar Pingit ini sebagai konsekuensi dari kebijakan pemerintah pusat yang akan membangun pasar tersebut pada tahun anggaran 2020,” terang Bupati.

Selain program fasilitasi pembangunan Pasar Pinggit juga ada beberapa program lainnya yang juga disetujui oleh kalangan DPRD Temanggung, salah satunya yakni program peningkatan ketahanan pangan dan kemudian layanan bantuan hukum di dalam dan di luar pengadilan.

Semua anggota DPRD Temanggung menyetujui ketiga program yang diajukan oleh Bupati namun ada beberpa catatan dari wakil para anggota DPRD Temanggung yang duduk difraksi DPRD setempat salah satunya dari fraksi PDIP Temanggung Dwi Sulistyowati.

Politisi PDIP ini mengatakan, jika pemerintah sudah berani mengajukan dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), maka pemerintah juga harus berani menyelesaikan. Oleh karena itu pihaknya meminta agar rencana pembangunan pasar ini di managemen dengan sungguh-sungguh.

“Mohon direncanakan dengan sungguh-sungguh waktu pelaksanaannya supaya bisa selesai sesuai jadwal,” pintanya. (set)